Walkot Seoul Menangis Minta Maaf Atas Tragedi Halloween di Itaewon

ADVERTISEMENT

Walkot Seoul Menangis Minta Maaf Atas Tragedi Halloween di Itaewon

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Selasa, 01 Nov 2022 22:53 WIB
An investigator inspects the scene of a stampede that happened during Halloween festivities, in Seoul, South Korea October 31, 2022. REUTERS/Kim Hong-Ji
Foto: TKP Tragedi Halloween di Itaewon (Reuters/Kim Hong-Ji)
Seoul -

Wali Kota Seoul, Oh Se-hoon, meminta maaf atas tragedi Halloween di Itaewon, Seoul, Korea Selatan, yang menewaskan 156 orang. Permintaan maaf itu disampaikan Oh dengan berlinang air mata dan suara bergetar.

"Sebagai Wali Kota Seoul yang bertanggung jawab atas kehidupan dan keselamatan warga, saya merasa bertanggungjawab atas kecelakaan itu dan menyampaikan permintaan maaf saya yang terdalam," kata Oh dengan suara bergetar menahan tangis saat konferensi pers di kantornya, dilansir dari Yonhap News Agency, Selasa (1/11/2022).

"Pemerintah Kota Seoul akan melakukan yang terbaik untuk mengerahkan semua kekuatan administratifnya hingga semua prosedur pemakaman selesai dan keluarga yang berduka, yang terluka dan semua warga yang merasa sedih akibat kecelakaan ini dapat kembali ke kehidupan sehari-hari mereka," imbuhnya.

Oh kemudian berjanji untuk menyusun langkah-langkah untuk mencegah kecelakaan tragis seperti itu terjadi lagi. "Mulai sekarang, (pemkot) akan berupaya semaksimal mungkin untuk mencegah kecelakaan di tempat atau tempat berkumpulnya banyak orang," katanya.

Permintaan maaf itu muncul di tengah pengawasan media yang berkembang bahwa otoritas administratif dan polisi gagal menegakkan pengendalian massa di Itaewon, lokasi tragedi, meskipun ada antisipasi bahwa sejumlah besar orang akan berduyun-duyun ke daerah itu Sabtu lalu.

Beberapa kritikus mengatakan Pemerintah Kota Seoul, kantor Bangsal Yongsan tempat Itaewon berada dan polisi seharusnya mengambil tindakan pencegahan kecelakaan yang memadai untuk mengantisipasi kerumunan Halloween yang berjumlah lebih dari 100.000 orang.

Oh sedang mengunjungi Eropa pada saat bencana Itaewon. Dia kembali pada hari Minggu setelah mempersingkat perjalanannya ke luar negeri.

Sebelumnya pada hari itu, Menteri Dalam Negeri dan Keamanan Lee Sang-min dan Kepala Kepolisian Korea Selatan Yoon Hee-keun membuat permintaan maaf yang sama atas bencana tersebut.

Yoon Hee-keun menyatakan kepolisian menerima banyak laporan darurat soal bahaya menjelang tragedi desak-desakan maut dalam perayaan Halloween di Itaewon pada akhir pekan. Diakui oleh Yoon bahwa penanganan kepolisian terhadap situasi itu tidak memadai.

Seperti dilansir AFP, Selasa (1/11/2022), sedikitnya 156 orang, yang kebanyakan anak muda, tewas dalam tragedi pada Sabtu (29/10) malam, dan banyak orang lainnya luka-luka. Tragedi itu terjadi dalam perayaan Halloween pertama yang digelar tanpa pembatasan sosial sejak pandemi virus Corona (COVID-19) merajalela.

Diperkirakan sekitar 100.000 orang memenuhi distrik Itaewon, khususnya di gang-gang sempit, saat perayaan Halloween digelar pada Sabtu lalu. Distrik Itaewon di pusat ibu kota Seoul itu dikenal dengan kehidupan malamnya yang gemerlap.

(mae/rfs)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT