Novelis Salman Rushdie Buta Sebelah Usai Ditikam di New York

ADVERTISEMENT

Novelis Salman Rushdie Buta Sebelah Usai Ditikam di New York

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 24 Okt 2022 13:44 WIB
The writer Salman Rushdie interviewed during Heartland Festival in Kvaerndrup, Denmark June 2, 2018. Carsten Bundgaard/Ritzau Scanpix/via REUTERS/File Photo
Salman Rushdie dalam foto tahun 2018 (dok. Carsten Bundgaard/Ritzau Scanpix/via REUTERS/File Photo)
New York -

Novelis Salman Rushdie kehilangan salah satu matanya dan tidak bisa menggunakan salah satu tangannya usai ditikam secara brutal saat menghadiri acara di New York, Amerika Serikat (AS), pada Agustus lalu.

Seperti dilansir Reuters, Senin (24/10/2022), kondisi terkini Rushdie itu diungkapkan oleh agennya, Andrew Wylie, dalam wawancara dengan surat kabar Spanyol, El Pais.

Wylie menjelaskan bahwa luka-luka yang diderita Rushdie sangat 'mendalam', dan menekankan bahwa novelis ternama itu telah kehilangan salah satu penglihatannya.

"Dia memiliki tiga luka serius di lehernya. Satu tangannya lumpuh karena saraf di lengannya terputus. Dan dia memiliki sekitar 15 luka lainnya di dada dan torso," tutur Wylie dalam wawancara itu.

Namun Wylie menolak untuk menyebutkan apakah Rushdie (75) yang dikenal dengan buku kontroversialnya 'The Satanic Verse' itu masih dirawat di rumah sakit selama lebih dari dua bulan usai penikaman terjadi.

Insiden penikaman brutal terhadap Rushdie terjadi saat dia hendak memberikan kuliah di Chautauqua Institution. Pelaku yang diidentifikasi sebagai Hadi Matar (24) asal New Jersey menikam Rushdie berkali-kali di bagian leher dan torso. Rushdie saat itu dilarikan ke rumah sakit dengan kondisi mengalami luka parah.

Serangan terhadap Rushdie terjadi 33 tahun setelah mantan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ruhollah Khomeini merilis fatwa menyerukan Muslim untuk membunuh Rushdie beberapa bulan setelah 'The Satanic Verses' diterbitkan. Umat Muslim menilai beberapa bagian soal Nabi Muhammad dalam novel itu sebagai penghujatan.

Simak juga 'Hakim Larang Pengacara Bicara ke Media Terkait Kasus Salman Rushdie':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT