Wanita Tionghoa yang Besarkan Anak TKI Dapat Penghargaan Raja Malaysia

ADVERTISEMENT

Wanita Tionghoa yang Besarkan Anak TKI Dapat Penghargaan Raja Malaysia

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 10 Okt 2022 14:18 WIB
Rohana Abdullah dan Chee Hoi Lan
Rohana Abdullah dan ibu angkatnya, Chee Hoi Lan (dok. Screenshot YouTube Harian Metro)
Kuala Lumpur -

Chee Hoi Lan, seorang wanita Tionghoa di Malaysia menerima penghargaan Ikon Ibu Sejati-Keluarga Malaysia karena membesarkan anak angkatnya, Rohana Abdullah, sebagai seorang Muslim. Rohana merupakan anak seorang TKI yang ditelantarkan di Malaysia.

Seperti dilansir media lokal Malaysia, The Star, Senin (10/10/2022), Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Billah Shah menyerahkan secara langsung penghargaan itu kepada Chee dalam peringatan Maulid Nabi Nasional di World Trade Center di Kuala Lumpur, pada Minggu (9/10) kemarin.

Chee yang berusia 83 tahun dan seorang non-Muslim, terpilih sebagai ikon karena kasih sayangnya dalam membesarkan putri angkatnya sebagai seorang Muslim.

Chee yang mantan guru taman kanak-kanak (TK) dan kini menggunakan kursi roda ini, dipuji karena membesarkan Rohana sendirian sembari memastikan putrinya itu tumbuh besar sebagai seorang Muslim yang taat.

Rohana yang kini berusia 22 tahun, dilaporkan ditelantarkan pada usia dua bulan oleh ibu biologisnya, seorang wanita Indonesia yang bekerja sebagai petugas kebersihan di TK yang menjadi tempat Chee bekerja puluhan tahun lalu.

Sempat tidak memiliki kewarganegaraan, Rohana mendapatkan status warga negara Malaysia pada April lalu setelah kasusnya menjadi perhatian Perdana Menteri (PM) Ismail Sabri Yaakob. Surat pemberian status kewarganegaraan Malaysia diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri Hamzah Zainuddin kepada Rohana.

Dalam pernyataan pada saat itu, Hamzah menuturkan bahwa Rohana telah sejak lama menantikan status warga negara Malaysia.

"Di atas panggung, dia (Rohana) menangis ketika dia mengatakan bahwa dia sudah lama menunggu keputusan tentang aplikasi kewarganegaraannya. Dia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan saya memberi tahu dia bahwa kami memberikan kewarganegaraan kepada individu yang memenuhi syarat," kata Hamzah seperti diberitakan Bernama dan dilansir The Star, pada 1 Mei lalu.

Simak juga Video: Lukas Tumiso, Eks Tapol Penyintas Pulau Buru

[Gambas:Video 20detik]




(nvc/ita)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT