ADVERTISEMENT

Veteran Militer Rusia soal Perang di Ukraina: Kita Tak Bisa Menang!

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 07 Okt 2022 17:11 WIB
Russian service members march during a military parade on Victory Day, which marks the 76th anniversary of the victory over Nazi Germany in World War Two, in Red Square in central Moscow, Russia May 9, 2021. REUTERS/Maxim Shemetov/File Photo
Ilustrasi tentara Rusia (dok. REUTERS/Maxim Shemetov/File Photo)
Moskow -

Para veteran militer Rusia ramai-ramai menentang perang yang dikobarkan Presiden Vladimir Putin di Ukraina. Beberapa mantan tentara Rusia bahkan berulang kali ditahan Kremlin terkait tindakannya terang-terangan memprotes invasi ke negara tetangganya itu.

Seperti dilansir The Moscow Times, Jumat (7/10/2022), Vitaly Votanovsky yang seorang pensiunan Angkatan Udara Rusia dengan pangkat Letnan Kolonel merupakan salah satu penentang keras invasi Rusia. Dia bahkan menilai Rusia tidak akan menang dalam perang di Ukraina.

"Putin telah menghancurkan sumber daya mobilisasi militer negara ini dengan tangannya sendiri dan sekarang si idiot ini telah melibatkan dirinya dalam perang dengan seluruh dunia," sebut Votanovsky.

"Dia menciptakan keadaan di mana kita tidak bisa menang," tegasnya.

Votanovsky bersama sejumlah veteran militer Rusia lainnya menjadi sasaran undang-undang sensor masa perang dan menerima kemarahan dari mantan rekan militer mereka karena mengkritik invasi dan mobilisasi militer ke Ukraina.

"Kami (para veteran) semua berbicara dan membahas apa yang sedang terjadi," tutur Nikolai Prokudin, veteran berusia 61 tahun yang bertugas saat invasi Uni Soviet ke Afghanistan tahun 1979-1989 silam.

Sama seperti Votanovsky, Prokudin sangat menentang invasi Rusia ke Ukraina. "Ada orang-orang dengan pandangan yang identik dengan saya, yang lainnya kurang radikal... Tapi kebanyakan orang dibodohi oleh propaganda," ucapnya.

Lihat juga video 'Momen Tentara Ukraina Diserang Pasukan Rusia saat Melintas di Hutan':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT