Elon Musk-Zelensky Ribut di Twitter soal Rencana Perdamaian Ukraina

ADVERTISEMENT

Elon Musk-Zelensky Ribut di Twitter soal Rencana Perdamaian Ukraina

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 04 Okt 2022 11:01 WIB
Elon Musk
Elon Musk (dok. AP/Jae C. Hong)
Washington DC -

Miliarder Elon Musk cekcok dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di media sosial setelah dia meminta pengguna Twitter mempertimbangkan rencana kontroversial yang diusulkannya untuk mengakhiri perang Rusia di Ukraina. Rencana yang diusulkan Musk itu banyak memicu kecaman warga Ukraina.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (4/10/2022), Musk dalam cuitan Twitter pada Senin (3/10) waktu setempat mengusulkan pemilu yang diawasi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di empat wilayah Ukraina yang diduduki Moskow, yang pekan lalu menggelar referendum sebelum kemudian dicaplok oleh Rusia.

"Rusia pergi jika itu adalah kehendak rakyat," tulis Musk yang merupakan orang terkaya di dunia ini dalam cuitannya.

Bos Tesla itu menyarankan agar Crimea, wilayah Ukraina yang dicaplok Rusia tahun 2014 lalu, untuk secara resmi diakui sebagai bagian wilayah Rusia, agar pasokan air untuk Crimea dijamin dan agar Ukraina tetap netral. Dia meminta para pengguna Twitter untuk memilih 'Iya' atau 'Tidak' dalam usulan yang disampaikannya.

Terlihat lebih dari 2 juta pengguna Twitter memilih dalam polling ini dengan jawaban 'Tidak' mencapai 61 persen dan 'Iya' mencapai 39 persen, untuk sementara.

Musk melanjutkan usulannya dengan polling Twitter lainnya dengan pertanyaan berbunyi: "Mari kita coba ini: kehendak orang-orang yang tinggal di Donbas dan Crimea harus memutuskan apakah mereka bagian dari Rusia atau Ukraina."

Dalam pertanyaan kedua, lebih dari 1,7 juta pengguna Twitter memilih dengan jawaban 'Iya' mencapai 58 persen dan 'Tidak' mencapai 42 persen, untuk sementara.

Simak juga Video: Rusia Dituduh Curi Gandum Ukraina untuk Diekspor Lagi

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT