5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

ADVERTISEMENT

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Senin, 26 Sep 2022 17:38 WIB
Russian President Vladimir Putin delivers a speech at the plenary session of the 2022 Eastern Economic Forum (EEF) in Vladivostok, Russia September 7, 2022. Sergey Bobylev/TASS Host Photo Agency/Handout via REUTERS
Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: Sergey Bobylev/TASS Host Photo Agency/Handout via REUTERS)
Jakarta -

Amerika Serikat (AS) kembali memperingatkan Rusia bahwa 'konsekuensi bencana' akan menimpa negara itu jika nekat menggunakan senjata nuklir dalam perang di Ukraina. AS menegaskan akan ada tindakan tegas yang diambil jika senjata nuklir taktis Rusia sungguh-sungguh digunakan di Ukraina.

Seperti dilansir Reuters dan The Guardian, Senin (26/9/2022), peringatan untuk Rusia itu disampaikan Penasihat Keamanan AS Jake Sullivan dalam wawancara dengan program televisi NBC 'Meet the Press' pada Minggu (25/9) waktu setempat.

Pernyataan Sullivan itu menegaskan kembali tanggapan sebelumnya dari Gedung Putih di bawah Presiden Joe Biden di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa ancaman Presiden Vladimir Putin soal penggunaan senjata nuklir, semakin berbahaya untuk diwujudkan.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Senin (26/9/2022):

- Ogah Dikirim ke Ukraina, Eks Perwira Militer Rusia Kabur ke Finlandia

Segera setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan "mobilisasi parsial" untuk perang di Ukraina, mantan perwira militer Rusia, Alex melompat ke dalam mobilnya dan kabur ke Finlandia dengan membawa satu koper.

"Saya tidak ingin membunuh saudara laki-laki saya, saudara perempuan saya," kata pria paruh baya itu kepada kantor berita AFP, Senin (26/9/2022) dari sebuah kamar hotel sederhana di Finlandia.

"Saya secara fisik jijik berada di hadapan warga Rusia kami yang mendukung perang," ujar Alex.

Pria kelahiran Krimea itu berbicara kepada AFP dengan syarat tidak mengungkapkan identitas lengkapnya, karena khawatir akan nasib istri dan anaknya yang ditinggalkan di Rusia.

- Parahnya Krisis Inggris, Anak Sekolah Kelaparan Sampai Makan Penghapus!

Anak-anak sekolah di Inggris dilaporkan sangat kelaparan di tengah krisis ekonomi yang melanda, dengan beberapa anak bersembunyi di playground karena tidak bisa membeli makan siang. Bahkan ada anak yang sampai memakan penghapus karena tidak ada makanan.

Seperti dilansir The Guardian, Senin (26/9/2022), situasi memprihatinkan itu dilaporkan oleh para kepala sekolah di berbagai wilayah Inggris, di tengah krisis yang melanda negara tersebut. Para kepala sekolah mengatakan bahwa pemerintah Inggris membiarkan pihak sekolah sendirian menghadapi krisis yang meningkat.

Pesan itu diperkuat oleh survei terbaru soal kekurangan makanan di sekolah-sekolah, yang akan dipublikasikan oleh badan amal makanan sehat, Chefs in School, bulan depan. Chefs in School diketahui melatih para koki untuk dapur sekolah.

Terungkap dalam survei terbaru bahwa banyak sekolah di Inggris yang telah menghadapi peningkatan 'memilukan' untuk kasus-kasus anak kelaparan di sekolah, bahkan jauh sebelum musim dingin dan besarnya tagihan energi yang memaksa banyak keluarga memilih antara menyalakan pemanas atau membeli makanan.

- Lansia Dipanggil Ikut Mobilisasi ke Ukraina, Publik Rusia Marah!

Publik Rusia marah setelah mahasiswa, warga lanjut usia (lansia), bahkan orang-orang yang sakit secara keliru diperintahkan melapor untuk bertugas terkait mobilisasi militer ke Ukraina. Otoritas Rusia pun berjanji memperbaiki kesalahan dalam pemanggilan pasukan untuk operasi militer di Ukraina tersebut.

Seperti dilansir AFP, Senin (26/9/2022), ketika mengumumkan mobilisasi militer parsial pada Rabu (21/9) pekan lalu, Presiden Vladimir Putin menyatakan hanya orang-orang dengan keterampilan yang 'relevan' atau memiliki pengalaman militer yang akan dipanggil untuk bergabung.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT