Bertambah Korban Tewas Kala Demo Protes Kematian Mahsa Amini Meluas

ADVERTISEMENT

Bertambah Korban Tewas Kala Demo Protes Kematian Mahsa Amini Meluas

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 24 Sep 2022 23:05 WIB
In this Wednesday, Sept. 21, 2022, photo taken by an individual not employed by the Associated Press and obtained by the AP outside Iran, protesters chant slogans during a protest over the death of a woman who was detained by the morality police, in downtown Tehran, Iran. Iranians saw their access to Instagram, one of the few Western social media platforms still available in the country, disrupted on Wednesday following days of the mass protests. (AP Photo)
Demonstrasi di Teheran Iran (AP Photo)
Teheran -

Eskalasi korban tewas dalam demonstrasi memprotes kematian Mahsa Amini terus meningkat di Iran. Nyawa puluhan orang melayang gara-gara isu soal pengenaan jilbab untuk perempuan di Negeri Para Mullah itu.

Di Republik Islam Iran, ada aturan resmi yang mengatur tata cara kaum perempuan berpakaian. Penegakan aturan ini diserahkan kepada unit polisi yang dikenal sebagai Patroli Panduan atau Gasht-e Ershad atau biasa disebut 'polisi moral'. Mereka punya kewenangan menahan warga yang dianggap 'berpakaian secara tidak pantas'.

Kaum perempuan diwajibkan menutup rambut dengan hijab dan mengenakan pakaian panjang-longgar untuk menutup lekuk tubuh mereka.

Suatu hari, Mahsa Amini diduga tidak menutup rambutnya secara sempurna dengan hijab sehingga sempat terlihat saat ditangkap di Teheran, ibu kota Iran pada 13 September 2022. Perempuan muda itu koma setelah jatuh pingsan di tahanan dan meninggal tiga hari kemudian di rumah sakit.

Polisi moral membantah bahwa anggota mereka memukul kepala Amini dengan tongkat atau membenturkan kepalanya ke mobil polisi.

Selanjutnya, protes menyeruak:

Lihat juga Video: Protes Kematian Perempuan Iran Berujung Ricuh, 17 Pedemo Tewas

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT