Bom Mobil Meledak di Dekat Masjid Kabul, 7 Orang Tewas

ADVERTISEMENT

Bom Mobil Meledak di Dekat Masjid Kabul, 7 Orang Tewas

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 24 Sep 2022 10:01 WIB
Taliban fighters stand guard at the explosion site, near a mosque, in Kabul, Afghanistan, Friday, Sept. 23, 2022. An explosion went off near a mosque in Afghanistans capital of Kabul on Friday, with police confirming casualties. A column of black smoke rose into the sky and shots rang out several minutes after the blast in the citys diplomatic quarter. (AP Photo/Ebrahim Noroozi)
Para petempur Taliban berjaga di sekitar masjid yang diguncang ledakan bom mobil (AP Photo/Ebrahim Noroozi)
Kabul -

Sebuah bom mobil meledak di luar sebuah masjid yang banyak dihadiri anggota Taliban di Kabul, Afghanistan. Sedikitnya tujuh orang tewas akibat ledakan bom yang mengguncang hanya beberapa menit setelah salat Jumat berakhir pada Jumat (23/9) waktu setempat.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (24/9/2022), ledakan bom itu dilaporkan mengguncang bagian depan Masjid Wazir Akbar Khan, yang terletak tidak jauh dari bekas Zona Hijau yang menjadi lokasi beberapa kedutaan asing sebelum Taliban mengambil alih kekuasaan pada Agustus tahun lalu.

Masjid tersebut dilaporkan saat ini sering dihadiri oleh para komandan senior dan para petempur Taliban.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Abdul Nafy Takor, menuturkan kepada AFP bahwa sedikitnya tujuh orang tewas akibat ledakan itu. Dia menambahkan bahwa sekitar 41 orang lainnya mengalami luka-luka, termasuk anak-anak.

"Ledakan terjadi ketika para jemaah akan pulang ke rumah," tutur Takor, sembari menyatakan bahwa peledak ditempatkan di dalam sebuah mobil.

Beberapa gambar yang tidak terverifikasi dan diunggah ke media sosial menunjukkan sebuah mobil yang hancur dilalap api di ruas jalan yang ada di luar masjid.

Belum ada kelompok maupun pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan bom mobil itu.

Dalam komentar via Twitter, Misi Bantuan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di Afghanistan (UNAMA) menyebut ledakan bom pada Jumat (23/9) waktu setempat sebagai 'pengingat pahit untuk ketidakamanan dan aktivitas teroris yang terus berlangsung di Afghanistan'.

Tahun 2020 lalu, ledakan bom juga mengguncang masjid yang sama dan menewaskan salah satu imam masjid tersebut.

(nvc/idh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT