ADVERTISEMENT

Laporan dari New York

Di Forum Non-Blok, Menlu RI Serukan Paradigma Baru Kerja Sama Internasional

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Kamis, 22 Sep 2022 00:48 WIB
Menlu RI Retno Marsudi menghadiri pertemuan menteri luar negeri Gerakan Non-Blok (GNB) di New York.
Menlu RI Retno Marsudi menghadiri pertemuan menteri luar negeri Gerakan Non-Blok (GNB) di New York. (Foto: Dok. Andi Barus/Kemlu)
New York -

Menlu RI Retno LP Marsudi menghadiri pertemuan menteri luar negeri Gerakan Non-Blok (GNB) di New York, Amerika Serikat (AS). Menlu menyerukan paradigma baru kerja sama internasional.

Pertemuan GNB dilaksanakan di sela-sela Sidang ke-77 Majelis Umum PBB di New York. Indonesia merupakan salah satu pelopor berdirinya GNB yang mengambil inspirasi dari Konferensi Asia-Afrika di Bandung tahun 1955.

"Dunia saat ini diwarnai dengan rasa saling tidak percaya dan rivalitas. Karenanya, GNB harus bersatu dan membentuk paradigma baru untuk menjawab situasi tersebut," kata Menlu Retno di New York, Rabu (21/9/2022).

Retno menyampaikan situasi keamanan global saat ini serupa dengan situasi dunia pada 1961, tahun GNB dibentuk. Retno mengutip pandangan Sukarno pada 1961, yaitu 'politik berbasis kekuatan dan persenjataan hanya akan berakhir di medan perang'.

Menlu Retno menggugah negara-negara GNB untuk menyuarakan tiga paradigma baru guna mencegah konflik dan peperangan pecah. Paradigma pertama yakni kepercayaan strategis yang perlu dikedepankan, kedaulatan dan integritas teritorial harus dijunjung tinggi, dan terakhir penyelesaian damai konflik harus terus didahulukan.

Menlu Retno menggarisbawahi peran Dasasila Bandung sebagai pedoman guna memastikan seluruh negara menanggung beban setara dan kerja sama multilateral terus dikedepankan.

GNB saat ini diketuai Azerbaijan. Ketua selanjutnya adalah Uganda yang akan memulainya pada 2023.

Simak juga 'Sekjen PBB Buka Sidang Umum: Dunia Kita Dalam Bahaya dan Lumpuh!':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/lir)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT