ADVERTISEMENT

Panas! Rusia Akan Caplok 4 Wilayah Ukraina Lewat Referendum

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 21 Sep 2022 12:58 WIB
A man walks in front of destroyed car with the sign
Situasi kehancuran di Ukraina akibat invasi Rusia (AP Photo/Evgeniy Maloletka)
Moskow -

Empat wilayah Ukraina yang dikuasai pasukan Moskow akan menggelar referendum untuk bergabung dengan Rusia pada pekan ini. Kremlin yang menyatakan dukungan, menyebut referendum itu akan 'mengubah sepenuhnya' arah masa depan Rusia.

Di sisi lain, seperti dilansir Associated Press, Rabu (21/9/2022), upaya Rusia mencaplok empat wilayah Ukraina itu dinilai akan memberikan panggung kepada Kremlin untuk semakin memperluas perang, usai dipukul mundur pasukan Kiev beberapa waktu terakhir.

Otoritas pro-Rusia yang menguasai wilayah timur dan selatan Ukraina mengumumkan pada Selasa (20/9) waktu setempat bahwa voting untuk referendum telah dijadwalkan untuk digelar mulai Jumat (23/9) mendatang di wilayah Luhansk, Kherson, dan sebagian wilayah Zaporizhzhia dan Donetsk yang dikuasai Moskow.

Dmitry Medvedev, mantan Presiden Rusia yang juga sekutu dekat Presiden Vladimir Putin, menyatakan referendum itu diperlukan, terutama saat Moskow mengalami kemunduran dalam operasi di Ukraina.

Medvedev yang kini menjabat Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia yang dipimpin Putin, menyebut referendum yang membawa empat wilayah Ukraina bergabung dengan Rusia itu akan membuat perubahan perbatasan 'tidak terhindarkan' dan memampukan Moskow menggunakan 'cara apapun' dalam mempertahankannya.

Dalam pernyataannya, Medvedev yang menjabat Presiden Rusia periode tahun 2008-2012 lalu menilai referendum itu penting untuk melindungi warga dan akan 'sepenuhnya mengubah' arah masa depan Rusia.

"Setelah referendum digelar dan wilayah-wilayah baru dibawa ke dalam Rusia, transformasi geopolitik dunia akan menjadi tidak terhindarkan," cetus Medvedev.

Simak juga 'Rusia Luncurkan Serangkaian Serangan di Donbas':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT