Iran Siap Perang Panjang, Segera Perkenalkan Senjata Baru

Iran Siap Perang Panjang, Segera Perkenalkan Senjata Baru

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 06 Mar 2026 11:21 WIB
Ilustrasi rudal Iran (Foto: REUTERS/Raneen Sawafta)
Ilustrasi rudal Iran (Foto: REUTERS/Raneen Sawafta)
Jakarta -

Perang di Timur Tengah terus berkecamuk. Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naeini mengatakan Iran sepenuhnya siap untuk "perang berkepanjangan" dengan Amerika Serikat dan Israel. Dia menambahkan bahwa Iran siap memperkenalkan generasi baru persenjataan strategis yang belum pernah terlihat di medan perang.

Jenderal Iran tersebut menekankan bahwa gelombang serangan di bawah Operasi "Janji Sejati 4" yang dilakukan hingga saat ini, hanya menggunakan sebagian kecil dari kemampuan Iran yang sebenarnya.

"Inisiatif dan senjata baru Iran sebentar lagi," kata juru bicara tersebut. "Teknologi ini belum dikerahkan dalam skala besar. Musuh harus bersiap untuk serangan menyakitkan di setiap gelombang operasi yang akan datang," cetusnya, dilansir media Iran, Press TV, Jumat (6/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengumuman itu bertepatan dengan peluncuran serangan rudal Khayber di TelAviv, Israel. Serangan rudal ini memicu gelombang ledakan di seluruh wilayah tersebut. Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api di gedung perumahan dekat pusat komersial wilayah yang diduduki Israel.

ADVERTISEMENT

Dilansir AFP, Jumat (6/3/2026), ledakan tersebut terjadi setelah Israel memperluas kampanyenya melawan Hizbullah, bersumpah akan membalas dendam terhadap kelompok militan yang didukung Teheran tersebut karena bergabung dalam konflik setelah pembunuhan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Stasiun televisi pemerintah Iran mengatakan Teheran telah menembakkan rudal "ke sasaran di jantung Tel Aviv," setelah militer Israel mengatakan sedang berupaya mencegat tembakan Iran yang datang pada Kamis (5/3) malam waktu setempat.

Wartawan AFP di Tel Aviv mendengar dua gelombang ledakan yang hampir bersamaan menggema di seluruh kota. Jejak roket juga menerangi langit di Netanya, sebuah kota di utara Tel Aviv di pantai Mediterania Israel.

Usai serangan roket tersebut, layanan darurat Israel, Magen David Adom (MDA), mengatakan tim mereka telah mengunjungi beberapa lokasi yang dilaporkan terkena dampak, tetapi tidak ada korban jiwa.

Polisi Israel mengatakan mereka "saat ini sedang menangani lokasi kejadian yang melibatkan rudal yang jatuh di Israel tengah", menambahkan bahwa ada "kerusakan" tetapi tidak ada korban luka.

Tonton juga video "Iran: Yang Coba Alihkan Perhatian-Menyesatkan, Kita Tolak!"

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads