ADVERTISEMENT

Hubungan Menghangat, Erdogan Bertemu PM Israel

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 21 Sep 2022 10:32 WIB
Turkeys President Recep Tayyip Erdogan looks up during a joint news conference with German Chancellor Angela Merkel following their meeting at Huber Villa presidential palace, in Istanbul, Turkey, Saturday, Oct. 16, 2021. The leaders discussed Ankaras relationship with Germany and the European Union as well as regional issues including Syria and Afghanistan. (AP Photo/Francisco Seco)
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (Foto: AP/Francisco Seco)
Jakarta -

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Israel Yair Lapid pada Selasa (20/9) waktu setempat. Ini merupakan pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade, Erdogan bertemu dengan seorang perdana menteri Israel.

Dilansir dari kantor berita AFP, Rabu (21/9/2022), kedua pemimpin itu bertemu di sela-sela Sidang Umum PBB yang berlangsung di New York, Amerika Serikat. Pertemuan itu digelar sebulan setelah kedua negara mengumumkan pemulihan hubungan diplomatik setelah bertahun-tahun ketegangan.

Dalam pertemuan itu, Lapid meminta bantuan Erdogan terkait dua warga negara Israel yang ditahan kelompok Hamas.

Kantor PM Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa PM Lapid "mengangkat soal warga Israel yang hilang dan ditawan dan pentingnya membawa mereka pulang."

Disebutkan bahwa pemimpin Israel itu juga menyuarakan keprihatinan tentang musuh bebuyutan Iran dan "berterima kasih kepada Presiden Erdogan atas kerja sama intelijennya."

Turki pada tahun 1949 menjadi negara mayoritas Muslim pertama yang mengakui Israel.

Namun, hubungan kedua negara memburuk di bawah Erdogan, yang telah menjauh dari sekularisme negaranya sejak ia menjadi pemimpin tertinggi pada 2003. Ia terakhir kali bertemu dengan seorang perdana menteri Israel pada 2008.

Hubungan memburuk tajam pada tahun 2010 setelah kematian 10 warga sipil menyusul serangan Israel terhadap kapal Turki, Mavi Marmara, bagian dari armada yang mencoba menembus blokade dengan membawa bantuan ke Jalur Gaza.

Simak juga 'Turki Mau Normalisasi Hubungan dengan Israel, Ada Apa?':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT