ADVERTISEMENT

Kampung Halaman Zelensky Banjir Usai Digempur Rudal Rusia

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 15 Sep 2022 15:12 WIB
Ukraines President Volodymyr Zelenskiy attends a joint news briefing with Polands President Andrzej Duda, amid Russias attack on Ukraine, in Kyiv, Ukraine August 23, 2022. REUTERS/Viacheslav Ratynskyi
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (dok. REUTERS/Viacheslav Ratynskyi)
Kiev -

Banjir menerjang sebagian wilayah Kryvyi Rih di Ukraina bagian tengah setelah Rusia melancarkan serangan rudal yang memicu kerusakan pada infrastruktur setempat, yang kemudian menyebabkan aliran Sungai Inhulets membanjiri area sekitarnya. Kryvyi Rih merupakan kampung halaman Presiden Volodymyr Zelensky.

Seperti dilansir Reuters dan AFP, Kamis (15/9/2022), para pejabat Ukraina melaporkan Kryvyi Rih, yang merupakan kota terbesar di wilayah Ukraina bagian tengah dan ditinggali 650.000 orang itu, dihantam delapan rudal jelajah Rusia pada Rabu (14/9) waktu setempat.

Zelensky dalam pernyataannya via Telegram menyebut serangan rudal Rusia di kampung halamannya itu sebagai upaya menebar kepanikan dan memicu situasi darurat. Ditegaskan Zelensky bahwa upaya semacam itu tidak akan bisa menghancurkan Ukraina.

Dia juga menyatakan Rusia akan menerima respons dan pembalasan yang adil.

"Negara teroris terus mengobarkan perang terhadap warga sipil. Kali ini -- serangan rudal terhadap struktur hidrolik dan upaya membanjiri Kryvyi Rih," tulis Zelensky dalam pernyataannya seperti dikutip kantor berita Ukraina, Ukrinform.

"Semua yang bisa dilakukan para penjajah adalah menebar kepanikan, menciptakan situasi darurat, mencoba membuat warga hidup tanpa penerangan, pemanas, air dan makanan. Bisakah itu menghancurkan kita? Sama sekali tidak. Akankah mereka menghadapi respons dan pembalasan adil? Tentu saja iya," tegasnya.

Dalam pernyataannya, Zelensky menyebut serangan rudal itu mengenai bendungan Karachunov. Ditambahkan Zelensky bahwa sistem perairan itu 'tidak memiliki nilai militer' dan ratusan ribu orang bergantung padanya setiap hari.

Kepala administrasi militer Kryvyi Rih, Oleksandr Vilkul, melaporkan via Telegram bahwa sedikitnya 112 rumah di wilayahnya terendam banjir. Namun, imbuh Vilkul, upaya memperbaiki bendungan terus berlangsung. Dia juga menyebut banjir itu mulai surut.

Simak juga video 'Zelensky Klaim Ukraina Mulai Rebut Kembali Wilayah-wilayahnya dari Rusia':

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/idh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT