2 Jurnalis Ditembak Mati Usai Meliput Bentrokan Maut di Haiti

ADVERTISEMENT

2 Jurnalis Ditembak Mati Usai Meliput Bentrokan Maut di Haiti

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 14 Sep 2022 04:02 WIB
ilustrasi penembakan
Ilustrasi penembakan (Foto: Internet)
Port-au-Prince -

Kekerasan terhadap pers di Haiti tengah meningkat. Dua orang jurnalis menjadi korban tewas akibat ditembak saat meliput di ibu kota negara kepulauan itu, Port-au-Prince.

Dilansir dari AFP, Rabu (14/9/2022), kedua jurnalis tersebut adalah Tayson Latigue dan Frantzsen Charles. Keduanya ditembak mati di Cite Soleil, salah satu daerah kumuh terbesar di Haiti, yang telah dilanda kekerasan geng selama berbulan-bulan.

"Mereka adalah bagian dari kelompok tujuh wartawan yang pergi ke daerah itu untuk melaporkan bentrokan bersenjata yang menyebabkan kematian seorang remaja pada hari Sabtu," kata juru bicara kolektif media online Haiti, Robest Dimanche.

"Kedua wartawan itu tewas saat kembali dari lingkungan tempat tinggal orang tua korban yang masih muda," ucap Robest menceritakan kesaksian para jurnalis yang masih hidup.

"Setelah kematian mereka, para bandit membakar tubuh mereka," lanjutnya.

Latigue bekerja untuk Ti Jenn Jounalis, yang juga ia dirikan. Charles bekerja untuk FS News Haiti, yang mengumumkan kematiannya di halaman Facebook resminya.

"Kami mengumumkan dengan sangat sedih atas kematian jurnalis dan reporter kami Frantzsen Charles dan rekan lainnya. Mereka dibunuh oleh bandit saat meliput di Cite Soleil. Kami menuntut keadilan bagi rekan kami," tulis pernyataan itu.

Perdana Menteri Haiti, Ariel Henry, mengaku sangat terkejut dengan pembunuhan dua jurnalis tersebut.

"Kami sangat mengutuk tindakan biadab ini," tulisnya di Twitter Senin malam.

Simak juga 'Haiti Bergejolak, Aksi Demo di Mana-mana':

[Gambas:Video 20detik]



(fas/fas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT