Najib Razak Masuk Rumah Sakit, Sidang Korupsi 1MDB Ditunda

ADVERTISEMENT

Najib Razak Masuk Rumah Sakit, Sidang Korupsi 1MDB Ditunda

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 13 Sep 2022 13:51 WIB
Former Malaysian Prime Minister Najib Razak, center, speaks to supporters outside at Court of Appeal in Putrajaya, Malaysia Tuesday, Aug. 23, 2022. Malaysia’s top court has upheld Najib’s conviction and 12-year jail sentence in a graft case linked to the looting of the 1MDB state fund. Najib’s loss in his final appeal means he will have to begin serving his sentence immediately, becoming the first former prime minister to be jailed. (AP Photo)
Najib Razak saat menghadiri sidang kasus 1MDB pada 23 Agustus lalu (dok. AP Photo)
Kuala Lumpur -

Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak tengah dirawat di Rumah Sakit Kuala Lumpur (HKL) sejak awal pekan ini. Sidang kasus korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang menjerat Najib dan seharusnya digelar pada Selasa (13/9) ini pun ditunda.

Seperti dilansir The Star, Selasa (13/9/2022), Najib bahkan dilaporkan bisa dirujuk ke Institut Jantung Nasional (IJN) karena kondisinya. Kondisi terbaru Najib itu diungkapkan oleh pengacaranya, Muhammad Shafee Abdullah, saat berbicara kepada wartawan setempat usai sidang kasus 1MDB digelar pada Selasa (13/9).

Pengacara Najib sebelumnya menuturkan kepada Pengadilan Tinggi bahwa tekanan darah Najib mengalami fluktuasi.

Menurut Muhammad Shafee, kliennya harus menjalani sejumlah pemeriksaan kesehatan dalam beberapa hari ke depan untuk memastikan kondisinya.

Dituturkan Muhammad Shafee bahwa dirinya tidak mendapatkan instruksi dari Najib karena tidak boleh menjenguknya di HKL. Oleh karena itu, Muhammad Shafee meminta agar persidangan ditunda. Wakil jaksa penuntut umum Mohamad Mustaffa P Kunyalam tidak keberatan dengan penundaan persidangan.

Hakim Collin Lawrence Sequerah yang memimpin persidangan kasus ini lantas memutuskan agar sidang ditunda hingga Rabu (14/9) sore waktu setempat, agar pengadilan mendapatkan informasi terbaru soal kondisi Najib.

Pada Senin (12/9) kemarin, Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur diberitahu bahwa Najib tidak sehat karena adanya perubahan obat tekanan darah yang dikonsumsinya. Kondisi itu mendorong persidangan yang biasanya berlangsung seharian penuh untuk dipersingkat demi memungkinkan Najib memeriksakan diri ke dokter.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT