Pendukung Najib Datangi Istana Negara, Minta Pengampunan Raja Malaysia

ADVERTISEMENT

Pendukung Najib Datangi Istana Negara, Minta Pengampunan Raja Malaysia

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 24 Agu 2022 18:28 WIB
Mantan Perdana Menteri Najib Razak tiba di pengadilan banding di Putrajaya, Malaysia, Selasa (23/8/2022). I
Najib Razak (dok. AP Photo/Vincent Thian)
Kuala Lumpur -

Ratusan orang pendukung mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak berkumpul di luar Istana Negara untuk meminta intervensi kerajaan dalam kasus korupsi yang menjerat Najib.

Mereka meminta Raja Malaysia atau Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah untuk memberikan pengampunan kerajaan terhadap Najib yang dibui 12 tahun dalam skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Seperti dilansir The Star, Rabu (24/8/2022), perwakilan dari kelompok yang menyebut dirinya 'Pertubuhan Jalinan Perpaduan Negara Malaysia' itu menyerahkan memorandum kepada pejabat Istana Negara.

"Kami telah menyerahkan 'referendum' kepada Istana Negara dengan dua hal yang kami minta," demikian pernyataan pemimpin kelompok itu, Syed Muhammad Imran Syed Abdul Aziz kepada wartawan.

"Kami ingin Pengampunan Kerajaan diberikan kepada Najib dan kami ingin kepala komisioner Komisi Antikorupsi Tan Sri Azam Baki untuk bertemu Raja dan memberikan bukti bahwa ada konflik kepentingan terkait Hakim Datuk Mohd Nazlan Mohd Ghazali," sebut Syed Muhammad Imran.

Syed Muhammad Imran dan beberapa orang lainnya dari kelompok itu diperbolehkan masuk ke dalam kompleks Istana Negara untuk menyerahkan memorandum.

Para pendukung Najib lainnya berkumpul di luar gerbang Istana Negara, hingga memicu kemacetan di area tersebut. Sejumlah besar polisi dikerahkan untuk mengawasi jalannya aksi. Kelompok itu membubarkan diri setelah konferensi pers digelar.

Najib harus menjalani masa hukuman 12 tahun penjara setelah Pengadilan Federal Malaysia memutuskan untuk memperkuat vonis yang dijatuhkan oleh pengadilan lebih rendah terkait kasus transfer dana 42 juta Ringgit dari SRC International, anak perusahaan 1MDB, ke rekening pribadi Najib.

(nvc/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT