Waspada Serangan Rusia, AS Serukan Warganya Tinggalkan Ukraina Segera!

ADVERTISEMENT

Waspada Serangan Rusia, AS Serukan Warganya Tinggalkan Ukraina Segera!

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 23 Agu 2022 15:28 WIB
KYIV, UKRAINE - AUGUST 21: Ukrainians arrive at Khreschatyk Street to see the seized military equipment and weapons including tank and motorized artillery systems belonging to the Russian army displayed by Ukraine ahead of the countrys 31st anniversary of Independence Day in Kyiv, Ukraine on August 21, 2022. (Photo by Metin Aktas/Anadolu Agency via Getty Images)
Ilustrasi -- Situasi Ukraina jelang peringatan Hari Kemerdekaan pada 24 Agustus yang dikhawatirkan akan diwarnai serangan Rusia yang lebih intens (dok. Anadolu Agency via Getty Images/Anadolu Agency)
Washington DC -

Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyerukan warga negaranya yang ada di Ukraina untuk segera meninggalkan negara yang diinvasi Rusia itu. AS memperingatkan bahwa Rusia tengah meningkatkan upaya untuk melancarkan serangan terhadap infrastruktur sipil dan fasilitas pemerintah Ukraina dalam beberapa hari ke depan.

"Kedutaan Besar AS menyerukan warga negara AS untuk meninggalkan Ukraina sekarang dengan menggunakan opsi transportasi darat yang tersedia secara pribadi jika aman untuk melakukannya," demikian bunyi peringatan keamanan pada situs resmi Kedutaan Besar AS di Ukraina, seperti dilansir CNN, Selasa (23/8/2022).

"Situasi keamanan di seluruh Ukraina sangat tidak stabil dan kondisi bisa memburuk tanpa peringatan," imbuh peringatan keamanan itu.

Peringatan terbaru dari AS itu dirilis saat invasi Rusia ke Ukraina memasuki bulan keenam pada Rabu (24/8) besok, atau saat peringatan Hari Kemerdekaan Ukraina.

Peringatan serupa juga dilontarkan oleh Presiden Volodymyr Zelensky dan para pejabat Ukraina lainnya, yang menyebut Rusia mungkin melancarkan serangan lebih intens, termasuk serangan rudal, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Ukraina.

"Kita semua harus waspada bahwa pekan ini Rusia bisa berusaha melakukan sesuatu yang sangat buruk, sesuatu yang sangat kejam," cetus Zelensky dalam peringatannya.

Di Kiev, otoritas militer setempat menerapkan larangan pertemuan besar mulai Senin (22/8) hingga Kamis (25/8) waktu setempat. "Dilarang untuk menggelar acara massal, pertemuan damai, perkumpulan dan acara-acara lainnya yang melibatkan pertemuan banyak orang," demikian pernyataan otoritas militer Kiev.

Simak Video: Puluhan Tank Perang Rusia yang Hancur Jadi Tontotan Warga di Kiev

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT