Korban Jiwa Kebakaran Kelab Malam Thailand Bertambah Jadi 20 Orang

ADVERTISEMENT

Korban Jiwa Kebakaran Kelab Malam Thailand Bertambah Jadi 20 Orang

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 20 Agu 2022 15:57 WIB
Kebakaran di Klub Malam Thailand
kebakaran di kelab malam Thailand (Foto: Reuters)
Jakarta -

Korban jiwa akibat kebakaran di kelab malam Thailand telah meningkat menjadi 20 orang. Jumlah kematian bertambah seiring para korban luka masih terus menerima perawatan medis.

Dilansir dari kantor berita AFP, Sabtu (20/8/2022), kebakaran terjadi pada 5 Agustus di Mountain B Club di provinsi Chonburi - sekitar 150 kilometer (93 mil) tenggara Bangkok, ibu kota Thailand. Saat kejadian, pihak berwenang menemukan 13 mayat hangus di dalam kelab malam tersebut.

Tujuh orang lainnya telah meninggal karena luka-luka mereka, dengan korban jiwa terbaru adalah seorang pria berusia 50 tahun, kata kantor kesehatan masyarakat provinsi Chonburi.

Semua korban adalah warga negara Thailand.

Otoritas kesehatan setempat mengatakan, saat ini ada 25 orang terluka yang masih menerima perawatan medis di rumah sakit, dengan sembilan orang di antaranya menggunakan ventilator.

Busa akustik yang mudah terbakar di dinding kelab malam telah mempercepat kobaran api. Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari tiga jam untuk menjinakkan kobaran api.

Seorang perwira polisi senior provinsi Chonburi mengkonfirmasi pada hari Sabtu bahwa pemilik kelab, seorang ayah dan anak, telah didakwa menyebabkan kematian karena kecerobohan dan mengoperasikan sebuah pub tanpa lisensi.

"Mereka bisa menghadapi lebih banyak tuduhan terkait dengan keselamatan gedung dan jaminan sosial karyawan," katanya kepada AFP.

Keduanya telah dibebaskan dengan jaminan oleh pengadilan setempat, ujarnya.

Perdana Menteri Prayut Chan-O-Cha telah memerintahkan penyelidikan atas tragedi tersebut.

Sebelumnya, empat orang tewas dalam kebakaran yang disebabkan oleh korsleting listrik di sebuah kelab di pulau wisata Phuket pada tahun 2012.

(ita/ita)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT