ADVERTISEMENT

3 WN Asing Didakwa Jadi Tentara Bayaran di Ukraina, Terancam Hukuman Mati

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 16 Agu 2022 15:28 WIB
Ilustrasi penjara
Ilustrasi (dok. Getty Images/iStockphoto/Fahroni)
Donetsk -

Pengadilan separatis pro-Rusia di wilayah Donetsk, Ukraina bagian timur, menjeratkan dakwaan tentara bayaran terhadap lima warga negara asing yang ditangkap saat bertempur bersama pasukan Kiev. Tiga warga negara asing di antaranya terancam hukuman mati.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (16/8/2022), kantor berita Rusia, TASS, melaporkan bahwa John Harding dari Inggris, Vjekoslav Prebeg dari Kroasia dan Mathias Gustafsson dari Swedia ditangkap di dan sekitar kota pelabuhan Mariupol, Ukraina.

Disebutkan bahwa ketiganya terancam dijatuhi hukuman mati di bawah undang-undang yang berlaku di Republik Rakyat Donetsk, nama resmi wilayah separatis pro-Rusia yang telah menyatakan kemerdekaannya sendiri.

Dua warga negara asing lainnya yang sama-sama dari Inggris, yakni Dylan Healy dan Andrew Hill, juga didakwa menjadi tentara bayaran, namun tidak terancam hukuman mati.

Laporan TASS menyebut kelima warga negara asing itu mengaku tidak bersalah atas dakwaan yang dijeratkan.

Hakim kasus itu, sebut TASS, menyatakan persidangan akan dilanjutkan pada awal Oktober mendatang.

Merespons dakwaan yang dijeratkan terhadap seorang warganya, Kementerian Luar Negeri Kroasia menegaskan menolak dakwaan itu.

"Kroasia menolak dakwaan itu dan tidak menganggapnya berdasar dan sah karena bertentangan dengan hukuman internasional dan konvensi internasional soal perlakuan terhadap warga sipil yang ditahan dan tahanan perang," tegas Kementerian Luar Negeri Kroasia dalam pernyataannya.

Lihat juga Video: Jokowi: Kepercayaan Internasional Meningkat, RI Jembatani Rusia-Ukraina

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT