ADVERTISEMENT

Ledakan Guncang Pangkalan Udara Rusia di Crimea, 1 Orang Tewas

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 10 Agu 2022 10:43 WIB
Moskow -

Sejumlah ledakan besar mengguncang pangkalan udara pasukan Rusia di Crimea, yang dicaplok dari Ukraina tahun 2014 lalu. Sedikitnya satu orang tewas dan beberapa orang lainnya mengalami luka-luka akibat ledakan itu.

Seperti dilansir Associated Press, Rabu (10/8/2022), ledakan yang terjadi pada Selasa (9/8) waktu setempat itu memicu kepulan asap yang menjulang tinggi ke udara, yang menandai eskalasi perang di Ukraina. Pemimpin regional Crimea, Sergei Aksyonov, menyebut sedikitnya satu orang tewas dalam ledakan itu.

Otoritas kesehatan Crimea melaporkan sembilan orang lainnya mengalami luka-luka, dengan satu orang di antaranya masih dirawat di rumah sakit setempat. Korban luka lainnya hanya dirawat karena mengalami luka-luka akibat serpihan kaca dan telah dipulangkan dari rumah sakit.

Kementerian Pertahanan Rusia dalam pernyataannya membantah jika pangkalan udara Saki di tepi Laut Hitam itu telah digempur. Diklaim oleh Kementerian Pertahanan Rusia bahwa amunisi yang disimpan di pangkalan itu meledak. Penyebab ledakan tidak disebut lebih lanjut.

Namun jejaring sosial Ukraina dipenuhi spekulasi bahwa pangkalan udara Rusia itu dihantam rudal jarak jauh yang ditembakkan oleh pasukan Ukraina.

Sejumlah video yang diposting ke media sosial menunjukkan orang-orang sedang berjemur di pantai dekat pangkalan udara itu, dengan kobaran api besar dan pilar kepulan asap membubung ke angkasa dari beberapa titik, yang disertai beberapa ledakan keras.

Laporan Crimea Today News menyebut sejumlah saksi mata melaporkan adanya kebakaran di landasan dan kerusakan terjadi pada rumah-rumah di dekat lokasi, akibat apa yang disebut sebagai belasan ledakan.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT