Pria Afghanistan Didakwa Bunuh 2 Pria Muslim di AS

ADVERTISEMENT

Pria Afghanistan Didakwa Bunuh 2 Pria Muslim di AS

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 10 Agu 2022 09:58 WIB
This photo released Tuesday, Aug. 9, 2022, by the Albuquerque Police Department shows Muhammad Syed. Syed, 51, was taken into custody Monday, Aug. 8, 2022, in connection with the killings of four Muslim men in Albuquerque, New Mexico, over the last nine months. He faces charges in two of the deaths and may be charged in the others. (Albuquerque Police Department via AP)
Muhammad Syed didakwa atas pembunuhan dua pria Muslim di Albuquerque, New Mexico, AS (Albuquerque Police Department via AP)
Washington DC -

Seorang pria yang ditangkap terkait kasus pembunuhan empat pria Muslim di New Mexico, Amerika Serikat (AS), telah dijerat dakwaan pembunuhan. Namun pria yang berasal dari Afghanistan dan seorang Muslim ini baru didakwa untuk dua kasus pembunuhan di antaranya.

Seperti dilansir Associated Press, Rabu (10/8/2022), pria bernama Muhammad Syed (51) itu ditahan polisi AS setelah pengejaran sejauh 160 kilometer di negara bagian New Mexico pada Senin (8/8) waktu setempat.

Kepolisian Albuquerque menyatakan para personelnya hendak menggeledah rumah Syed pada Senin (8/8) ketika mereka melihatnya mengemudikan kendaraan Volkswagen Jetta, yang diyakini oleh para penyidik digunakan dalam salah satu kasus pembunuhan itu.

Polisi mengikuti kendaraan yang dikemudikan Syed hingga ke Santa Rosa yang berjarak 177 kilometer sebelah timur Albuquerque, sebelum mencegatnya dan menahannya. Sejumlah senjata api ditemukan di dalam rumah dan kendaraan Syed.

Penahanan Syed itu berkaitan dengan empat kasus pembunuhan pria Muslim di Albuquerque, New Mexico, yang memicu kemarahan Presiden AS Joe Biden yang menegaskan bahwa pembunuhan semacam itu 'tidak memiliki tempat di Amerika'.

Tiga dari empat kasus pembunuhan yang melibatkan penembakan itu terjadi dalam dua pekan terakhir di Albuquerque. Namun Kepala Kepolisian Albuquerque, Harold Medina, menyatakan belum jelas apakah pembunuhan itu dikategorikan sebagai tindak kejahatan kebencian atau pembunuhan berantai atau keduanya.

Dituturkan kepolisian bahwa pihaknya menerima informasi dari komunitas Muslim di Albuquerque yang kemudian mengarah pada sosok Syed, yang sudah lima tahun terakhir tinggal di AS.

Simak juga video 'Area Tewasnya Pemimpin Al-Qaeda di Kabul Dijaga Ketat Taliban':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT