ADVERTISEMENT

Polisi Korsel Cek Unggahan tentang Rencana Pembunuhan Presiden Yoon

Eva Safitri - detikNews
Minggu, 07 Agu 2022 12:51 WIB
South Koreas president-elect Yoon Suk-yeol speaks during a press conference to address his relocation plans of the presidential office, at his transition team office in Seoul on March 20, 2022. (Photo by JUNG YEON-JE / POOL / AFP)
Presiden Korea Selatan Yoon Seok-yeol (Foto: AFP/JUNG YEON-JE)
Jakarta -

Polisi Korea Selatan menindaklanjuti unggahan rencana pembunuhan Presiden Korea Selatan Yoon Seok-yeol. Polisi Korea Selatan resmi memulai penyelidikan.

Dilansir Kantor Berita Yonhap Minggu (7/8/2022), postingan itu berjudul "cara membunuh Yoon Suk-yeol," diunggah di situs komunitas internet pada pukul 8.21 KST. Penulis dari unggahan tersebut belum dikenali.

Unggahan itu menyatakan, "Semua rencana telah ditetapkan," dan meminta uang yang diperlukan untuk melaksanakan rencana tersebut.

Seorang warganet memberi tahu polisi tentang postingan tersebut sekitar pukul 09.50 KST atau pukul 07.50 WIB, dan polisi di pusat kota Daejeon, sekitar 150 kilometer selatan Seoul, sedang melacak penulis tersebut, kata para pejabat.

Yoon terpilih sebagai Presiden Korea Selatan pada Maret 2022 lalu. Yoon merupakan seorang mantan jaksa agung Korea Selatan.

"Ini adalah kemenangan besar rakyat Korea Selatan," kata Yoon disambut sorakan pendukung,seperti dilansir AFP, Kamis (10/3/2022).

Oposisi konservatif iu memperoleh suara pemilih 77,1 persen termasuk rekor pemungutan suara awal, dengan minat yang kuat dan pertaruhan kebijakan tinggi di negara berpenduduk sekitar 52 juta itu. Kemenangan ini dinilai dramatis bagi partai oposisi berpower, yang berantakan pada 2017 setelah presiden mereka Park Gung-hye dimakzulkan.

Simak juga 'Mimpi Besar AS-Korsel untuk Melucuti Nuklir Korut':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/gbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT