Ledakan Drone Guncang Markas Pasukan Rusia di Crimea, 6 Orang Luka

ADVERTISEMENT

Ledakan Drone Guncang Markas Pasukan Rusia di Crimea, 6 Orang Luka

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 01 Agu 2022 12:24 WIB
FILE - A convoy of Russian armored vehicles moves along a highway in Crimea, Tuesday, Jan. 18, 2022. With tens of thousands of Russian troops positioned near Ukraine, the Kremlin has kept the U.S. and its allies guessing about its next moves in the worst Russia-West security crisis since the Cold War. (AP Photo, File)
Ilustrasi -- Konvoi kendaraan lapis baja Rusia di Crimea, yang dicaplok dari Ukraina tahun 2014 lalu (AP Photo, File)
Crimea -

Sebuah ledakan mengguncang markas Armada Laut Hitam Rusia yang ada di Semenanjung Crimea, yang dicaplok dari Ukraina tahun 2014 lalu. Sedikitnya enam orang mengalami luka-luka akibat ledakan itu.

Seperti dilansir Associated Press, Senin (1/8/2022), otoritas Crimea yang dikuasai Rusia menyebut ledakan dipicu oleh sebuah alat peledak kecil yang diangkut sebuah drone rakitan yang mengudara ke markas pasukan Rusia di Crimea pada Minggu (31/7) waktu setempat.

Ledakan dilaporkan terjadi di halaman markas Angkatan Laut Rusia di kota Sevastopol, Crimea.

Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan drone tersebut. Namun melihat dari skala serangan yang cenderung kecil dan berimprovisasi, tampaknya serangan didalangi oleh pemberontak Ukraina yang mencoba mengusir pasukan Rusia.

Seorang anggota parlemen Rusia dari Crimea, Olga Kovitidi, menuturkan kepada kantor berita RIA-Novosti bahwa drone itu diluncurkan dari wilayah Sevastopol sendiri. Dia menyebut insiden itu diselidiki sebagai dugaan aksi teroris, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

Otoritas Crimea menaikkan level ancaman terorisme untuk wilayahnya menjadi 'kuning', yang merupakan level tertinggi kedua.

Sevastopol diketahui berjarak 170 kilometer sebelah selatan daratan utama Ukraina. Pasukan Rusia diketahui menguasai sebagian besar daratan Crimea di sepanjang Laut Hitam.

Lihat juga video 'Rusia Klaim 140 Pasukan Elit Ukraina Tewas dalam Sebuah Serangan':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT