Jarang-jarang, DK PBB Kutuk Junta Myanmar Usai Eksekusi Mati 4 Napi

ADVERTISEMENT

Jarang-jarang, DK PBB Kutuk Junta Myanmar Usai Eksekusi Mati 4 Napi

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 28 Jul 2022 12:53 WIB
Aktivis pro-demokrasi Myanmar, Kyaw Min Yu (kiri) dan mantan anggota DPR Phyo Zeya Thaw (kanan) bakal menjadi dua orang yang dieksekusi mati pertama kali dalam dekade ini. (AFP)
Foto: Aktivis pro-demokrasi Myanmar, Kyaw Min Yu (kiri) dan mantan anggota DPR Phyo Zeya Thaw (kanan) bakal menjadi dua orang yang dieksekusi mati pertama kali dalam dekade ini. (AFP)

Keduanya dijatuhi hukuman mati di bawah undang-undang anti-terorisme.

Junta Myanmar telah merespons kecaman dari dunia internasional dengan mengatakan empat tahanan yang dieksekusi mati itu "pantas mendapat banyak hukuman mati".

"Jika kita membandingkan hukuman mereka dengan kasus-kasus hukuman mati lainnya, mereka telah melakukan kejahatan yang seharusnya mereka dijatuhi hukuman mati berkali-kali," kata juru bicara junta militer Myanmar, Zaw Min Tun pada konferensi pers reguler, seperti dilansir dari kantor berita AFP, Selasa (26/7/2022).

Zaw Min Tun mengatakan, hukuman mati diberikan oleh pengadilan setelah para terdakwa "diberi hak untuk membela diri sesuai dengan prosedur pengadilan."

"Mereka merugikan banyak orang yang tidak bersalah. Ada banyak kerugian besar yang tidak bisa diganti," imbuhnya.


(ita/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT