ADVERTISEMENT

Iran Mengklaim Mampu Produksi Bom Nuklir!

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 18 Jul 2022 10:12 WIB
In this photo released by an official website of the office of the Iranian supreme leader, Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei delivers his sermon in the Friday prayers at Imam Khomeini Grand Mosque in Tehran, Iran, Friday, Jan. 17, 2020. Irans supreme leader said President Donald Trump is a
Klaim soal Iran mampu rakit bom nuklir itu disampaikan penasihat senior dari pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei (dok. Office of the Iranian Supreme Leader via AP)
Teheran -

Seorang penasihat senior untuk pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengklaim bahwa Iran secara teknis mampu untuk membuat sebuah bom nuklir, namun belum memutuskan apakah akan membuatnya.

Seperti dilansir Reuters, Senin (18/7/2022), klaim itu disampaikan oleh Kamal Kharrazi yang merupakan penasihat senior Khamenei kepada televisi Al Jazeera pada Minggu (17/7) waktu setempat.

Kharrazi menyampaikan pernyataannya itu sehari setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengakhiri kunjungan selama empat hari ke Israel dan Arab Saudi, bersumpah untuk mencegah Iran 'mendapatkan senjata nuklir'.

Pernyataan Kharrazi itu menjadi indikasi langka bahwa Iran mungkin memiliki kepentingan untuk senjata nuklir, yang telah sejak lama disangkalnya.

"Dalam beberapa hari, kami mampu memperkaya uranium hingga 60 persen dan kami bisa dengan mudah memproduksi uranium yang diperkaya 90 persen ... Iran memiliki sarana teknis untuk memproduksi sebuah bom nuklir, tapi belum ada keputusan oleh Iran untuk membangunnya," ucap Kharrazi.

Iran diketahui telah melakukan pengayaan hingga 60 persen, jauh di atas batasan 3,67 persen yang diatur dalam kesepakatan nuklir tahun 2015 antara Teheran dengan negara-negara kekuatan dunia, termasuk AS. Uranium yang diperkaya hingga 90 persen cocok untuk bom nuklir.

Tahun 2018 lalu, mantan Presiden AS Donald Trump menarik negaranya dari kesepakatan nuklir itu. Merespons keputusan AS, Teheran pun mulai melanggar pembatasan-pembatasan nuklir yang diatur dalam kesepakatan itu.

Simak Video: Iran Sebut AS Pembuat Provokasi dan Ketegangan di Timur Tengah

[Gambas:Video 20detik]




ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT