Rudal Rusia Hantam Apartemen di Donbas Ukraina, 15 Orang Tewas

ADVERTISEMENT

Rudal Rusia Hantam Apartemen di Donbas Ukraina, 15 Orang Tewas

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Senin, 11 Jul 2022 04:28 WIB
Smoke rises in the air in Lviv, western Ukraine, Saturday, March 26, 2022. With Russia continuing to strike and encircle urban populations, from Chernihiv and Kharkiv in the north to Mariupol in the south, Ukrainian authorities said Saturday that they cannot trust statements from the Russian military Friday suggesting that the Kremlin planned to concentrate its remaining strength on wresting the entirety of Ukraines eastern Donbas region from Ukrainian control. (AP Photo/Nariman El-Mofty)
Ilustrasi. (AP Photo)
Jakarta -

Sebuah rudal Rusia menghantam apartemen di Donbas, Ukraina. Peristiwa itu menewaskan sedikitnya 15 orang saat pasukan Rusia berusaha mengkonsolidasikan kendali mereka atas wilayah Donbas.

"Selama operasi penyelamatan, 15 mayat ditemukan di tempat kejadian dan lima orang ditarik keluar dari puing-puing," kata layanan darurat setempat di Facebook seperti dilansir AFP, Senin (11/7/2022).

"Setidaknya 30 lainnya berada di bawah puing-puing," kata gubernur regional Donetsk Pavlo Kyrylenko di Telegram, seraya menjelaskan gedung empat lantai itu setelah terkena rudal Rusia.

Bangunan itu sebagian hancur dalam serangan itu, terlihat di tempat itu puluhan penyelamat sedang membongkar puing-puing dengan penggali mekanis. Tim penyelamat sejauh ini dapat melakukan kontak dengan tiga orang di bawah reruntuhan, kata layanan darurat.

Setelah berjuang dalam pertempuran panjang untuk merebut wilayah terakhir di wilayah tetangga Lugansk, pasukan Rusia kini mengalihkan fokus mereka ke Donetsk untuk menguasai seluruh wilayah Donbas.

Seorang warga Chasiv Yar, yang tidak menyebutkan namanya, menunjukkan kepada jurnalis di sekitar reruntuhan apartemennya.

"Kemarin, jam 11 atau 10 malam, saya berada di kamar tidur, dan ketika saya pergi, semuanya mulai bergemuruh dan pecah...," katanya.

"Satu-satunya hal yang menyelamatkan saya adalah ketika saya berlari ke sini, karena segera setelah itu semua ini runtuh."

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Lihat juga Video: Menlu Rusia Walk Out di Pertemuan G20

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT