ADVERTISEMENT

Menlu Rusia Disebut Walk Out dari G20 Bali, Kemlu RI Beri Penjelasan

Farih Maulana Sidik - detikNews
Minggu, 10 Jul 2022 07:46 WIB
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah
Juru Bicara Kemlu RI Teuku Faizasyah (Foto: dok. Kemlu)
Jakarta -

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) memberi penjelasan terkait Menlu Rusia Sergei Lavrov disebut keluar (walk out) dari pertemuan para menlu negara G20 di Bali. Kemlu RI memastikan Lavrov tidak walk out.

"Kok walkout ya? sepengetahuan saya Menlu Rusia ada beberapa bilateral di sela-sela pertemuan (sama juga dengan negara-negara lain, termasuk Indonesia)," kata Juru Bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah kepada wartawan, Sabtu (9/9/2022).

"Siangnya, setelah makan siang yang bersangkutan tinggalkan Indonesia," tambahnya.

Faizasyah juga menepis kabar bahwa Lavrov tidak menghadiri makan malam bersama para Menlu G20 usai pertemuan tersebut. Dia memastikan tidak ada jamuan makan malam setelah pertemuan.

"Tidak ada acara jamuan makan malam seusai pertemuan, yang ada Ibu Menlu (Retno Marsudi) makan malam dengan beberapa pejabat Kemlu," ucapnya.

Seperti diketahui, Dilansir dari Reuters, Sabtu (9/7/2022), Menlu Rusia Sergei Lavrov dilaporkan melakukan aksi walk out dari pertemuan Menlu G20 di Bali. Lavrov meninggalkan ruangan saat pertemuan digelar pada Jumat (8/7) kemarin.

Dalam pertemuan itu, para Menlu G20 menyerukan diakhirinya invasi Rusia dan blokade gandum di Ukraina. Forum itu adalah pertemuan tatap muka pertama antara Rusia dan negara-negara Barat yang mengkritik sengit perang Rusia di Ukraina.

Sorotan tertuju pada Lavrov, yang kedatangannya pada pertemuan itu disambut dengan teriakan "Kapan Anda akan menghentikan perang" dan "Mengapa Anda tidak menghentikan perang" saat dia disambut oleh Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi.

Lavrov muncul di depan wartawan usai sesi pertama di mana dirinya mendapat kritikan keras dari para Menlu Barat, yang disebutnya "menyimpang" dari topik diskusi "ke kritik hiruk pikuk Federasi Rusia".

"Agresor, penjajah, pendudukan - kami mendengar banyak hal seperti itu hari ini," kata Lavrov kepada wartawan.

"Jika Barat tidak ingin ada pembicaraan tetapi ingin Ukraina mengalahkan Rusia di medan perang, maka mungkin tidak ada yang perlu dibicarakan dengan Barat," cetus Lavrov.

Pada sesi berikutnya, Lavrov membaca sebuah pernyataan lalu pergi meninggalkan ruangan, tanpa mendengarkan pernyataan dari yang lainnya. Demikian disampaikan kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Josep Borrell, yang menggambarkan tindakan itu sebagai "tidak hormat".

Tak hanya itu, Lavrov juga dikabarkan tidak menghadiri makan malam bersama para Menlu G20 usai pertemuan tersebut.

Simak Video: Menlu Rusia Walk Out di Pertemuan G20

[Gambas:Video 20detik]



(fas/isa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT