ADVERTISEMENT

Eks Presiden Rusia Ancam Perang Nuklir Jika Moskow Dihukum ICC!

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 06 Jul 2022 17:33 WIB
Deputy Chairman of Russias Security Council Dmitry Medvedev attends a military parade on Victory Day, which marks the 77th anniversary of the victory over Nazi Germany in World War Two, in Red Square in central Moscow, Russia May 9, 2022. Sputnik/Ekaterina Shtukina/Pool via REUTERS
Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev, yang juga mantan Presiden Rusia (dok. Sputnik/Ekaterina Shtukina/Pool via REUTERS)

Bulan lalu, dia menyerang pihak-pihak yang disebutnya 'membenci' Rusia, dan bersumpah untuk 'membuat mereka menghilang'.

Tidak hanya itu, Medvedev pada akhir Juni lalu mengancam aliansi militer NATO soal ekspansi ke Semenanjung Crimea yang dicaplok Rusia dari Ukraina sejak tahun 2014. Saat itu Medvedev mengingatkan bahwa gangguan atau ekspansi apapun oleh negara anggota NATO terhadap Crimea bisa dianggap sebagai deklarasi perang terhadap Rusia.

Situasi itu, sebut Medvedev, bisa memicu terjadinya 'Perang Dunia III'.

"Bagi kami, Crimea merupakan bagian dari Rusia. Dan itu berarti selamanya. Setiap upaya untuk melanggar batas Crimea merupakan deklarasi perang terhadap negara kami," tegas Medvedev kepada situs berita Moskow, Argumenty i Fakty, seperti dilansir Reuters pada 28 Juni lalu.

"Dan jika ini dilakukan oleh sebuah negara anggota NATO, itu berarti konflik dengan seluruh aliansi Atlantik Utara; Perang Dunia III. Sebuah bencana total," cetus Medvedev.



Simak Video "Menlu Rusia Bicara Kemungkinan Perang Nuklir"
[Gambas:Video 20detik]

(nvc/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT