ADVERTISEMENT

Rusia Jadi Ancaman Bagi NATO, China Disorot!

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 29 Jun 2022 15:07 WIB
NATO General Secretary Jens Stoltenberg gestures as he speaks during a press conference to present the next North Atlantic Council (NAC) Ministers of Foreign Affairs meeting, at the NATO headquarters in Brussels on April 5, 2022. (Photo by Franois WALSCHAERTS / AFP)
Sekjen NATO Jens Stoltenberg (Foto: AFP/FRANCOIS WALSCHAERTS)

Sebagai tanda perubahan ini, para pemimpin Korea Selatan dan Jepang akan menghadiri pertemuan puncak NATO untuk pertama kalinya.

Sebelumnya, Stoltenberg menyatakan bahwa NATO akan meningkatkan jumlah pasukannya dalam kondisi siaga tinggi. Penambahan pasukan NATO itu diungkapkan saat negara-negara anggota bersiap mengadopsi strategi baru yang menggambarkan Rusia sebagai ancaman langsung.

Stoltenberg menyebut bahwa NATO di masa depan akan memiliki 'lebih dari 300.000' tentara dalam kondisi siaga tinggi. Angka itu meningkat tujuh kali lipat jika dibandingkan dengan 40.000 tentara yang saat ini tergabung dalam pasukan cepat tanggap NATO yang sudah ada, NATO Response Force (NRF).


(ita/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT