ADVERTISEMENT

Rusia Jadi Ancaman Bagi NATO, China Disorot!

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 29 Jun 2022 15:07 WIB
NATO General Secretary Jens Stoltenberg gestures as he speaks during a press conference to present the next North Atlantic Council (NAC) Ministers of Foreign Affairs meeting, at the NATO headquarters in Brussels on April 5, 2022. (Photo by Franois WALSCHAERTS / AFP)
Sekjen NATO Jens Stoltenberg (Foto: AFP/FRANCOIS WALSCHAERTS)
Jakarta -

Pertemuan para pemimpin aliansi militer Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) yang berlangsung di Madrid, Spanyol pada Rabu (29/6) akan menyatakan Rusia sebagai ancaman bagi keamanan mereka. Hal ini disampaikan kepala NATO Jens Stoltenberg saat mereka merombak pertahanan aliansi tersebut sebagai tanggapan atas invasi Rusia ke Ukraina.

"Kami akan menyatakan dengan jelas bahwa Rusia merupakan ancaman langsung terhadap keamanan kami," kata Sekjen NATO tersebut menjelang pembukaan KTT NATO.

Dilansir dari kantor berita AFP, Rabu (29/6/2022), Stoltenberg mengatakan pertemuan di Madrid tersebut akan menjadi "bersejarah dan transformatif" bagi aliansi berusia tujuh dasawarsa itu saat bergulat dengan dampak dari invasi Moskow ke Ukraina.

"Kami bertemu di tengah krisis keamanan paling serius yang kami hadapi sejak Perang Dunia Kedua," ujar mantan Perdana Menteri Norwegia itu.

NATO untuk pertama kalinya juga akan mengalihkan perhatiannya pada tantangan yang ditimbulkan oleh meningkatnya kekuatan China.

"China bukan musuh," kata Stoltenberg.

"Tapi tentu saja, kita perlu mempertimbangkan konsekuensi terhadap keamanan kita ketika kita melihat China berinvestasi besar-besaran dalam kemampuan militer modern baru, rudal jarak jauh atau senjata nuklir dan juga mencoba mengendalikan infrastruktur penting, misalnya, 5G," tuturnya.

Simak Video: Rekaman CCTV saat Roket Rusia Hantam Mal di Kremenchuk Ukraina

[Gambas:Video 20detik]




ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT