ADVERTISEMENT

Erdogan Akan Bertemu Biden Bahas Finlandia-Swedia Masuk NATO

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 28 Jun 2022 16:53 WIB
Turkeys President Recep Tayyip Erdogan looks up during a joint news conference with German Chancellor Angela Merkel following their meeting at Huber Villa presidential palace, in Istanbul, Turkey, Saturday, Oct. 16, 2021. The leaders discussed Ankaras relationship with Germany and the European Union as well as regional issues including Syria and Afghanistan. (AP Photo/Francisco Seco)
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (Foto: AP/Francisco Seco)

"Kami adalah anggota NATO yang berusia 70 tahun. Turki bukanlah negara yang secara acak bergabung dengan NATO," kata Erdogan.

"Kami akan melihat poin apa yang mereka (Finlandia dan Swedia) capai," tambahnya. "Kami tidak ingin kata-kata kosong. Kami menginginkan hasil," imbuhnya.

Ankara telah menuduh Finlandia dan lebih khusus lagi, Swedia menyediakan tempat yang aman bagi gerilyawan Kurdi yang dilarang. Pemberontakan Kurdi selama beberapa dekade terhadap negara Turki telah mengakibatkan hilangnya puluhan ribu nyawa.

Pemimpin Turki itu juga meminta Swedia dan Finlandia untuk mencabut embargo senjata yang dikenakan pada Turki pada 2019 atas serangan militer Ankara di Suriah.


(ita/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT