ADVERTISEMENT

Dieksekusi Mati 91 Tahun Lalu, Remaja AS Dibebaskan dari Dakwaan!

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 17 Jun 2022 09:40 WIB
People walk amongst US national flags erected by students and staff from Pepperdine University to honor the victims of the September 11, 2001 attacks in New York, at their campus in Malibu, California on September 10, 2015. The students placed some 3,000 flags in the ground in tribute to the nearly 3,000 victims lost in the attacks almost 14 years ago.      AFP PHOTO / MARK RALSTON / AFP / MARK RALSTON
Ilustrasi (dok. AFP PHOTO/MARK RALSTON)

Dalam kasus pembunuhan ini, menurut pernyataan Stollsteimer, Williams yang masih remaja diinterogasi polisi sebanyak lima kali tanpa kehadiran pengacara atau orangtuanya. Dia juga menandatangani tiga dokumen pengakuan, meskipun kurangnya saksi mata atau bukti langsung yang melibatkannya.

Disebutkan juga oleh Stollsteimer bahwa ada bukti 'substansial' yang diabaikan atau tidak diperiksa pada saat itu. Bukti yang dimaksud mencakup sidik jari berdarah seorang pria dewasa yang ditemukan di dekat pintu yang ada di lokasi kejadian, yang difoto oleh polisi pada saat itu namun tidak pernah dibahas dalam persidangan.

Ada juga fakta bahwa korban menceraikan suaminya atas tuduhan 'kekejaman ekstrem' namun sang suami tidak pernah diperiksa sebagai tersangka.

"Kami meyakini bahwa perlindungan konstitusional untuk pemuda ini dilanggar dengan cara yang tidak bisa diperbaiki," cetus Stollsteimer.


(nvc/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT