ADVERTISEMENT

Israel Menutup Penyelidikan soal Ricuh di Pemakaman Jurnalis Al Jazeera

Matius Alfons - detikNews
Jumat, 17 Jun 2022 05:10 WIB
Shireen Abu Aqla: Polisi Israel memukul para pelayat dalam pemakaman jurnalis yang ditembak saat meliput serangan Israel
Foto: Polisi Israel memukul para pelayat pemakaman jurnalis Al Jazeera (BBC World)
Tel Aviv -

Pihak kepolisian Israel menutup penyelidikan terkait kericuhan yang sempat terjadi saat pemakaman wartawan Al Jazeera keturunan Palestina berkebangsaan Amerika Serikat, Shireen Abu Akleh. Penyelidikan internal itu ditutup tanpa adanya temuan apapun.

Seperti dilansir AFP, Jumat (17/6/2022), pihak kepolisian Israel sempat melakukan penyelidikan internal terkait kericuhan yang terjadi saat pemakaman Jurnalis Al Jazeera tersebut. Dalam insiden itu, peti mati reporter veteran itu bahkan hampir dijatuhkan ketika polisi menyerang para pelayat jenazah.

Meski demikian, pihak berwenang Israel tetap menyalahkan pengunjuk rasa Palestina atas kericuhan tersebut itu.

"Kami tidak dapat tetap acuh tak acuh terhadap gambar-gambar kasar ini dan kami harus menyelidiki sehingga peristiwa sensitif dari perintah ini tidak diganggu dengan kekerasan oleh para perusuh," kata Komandan polisi Kobi Shabtai.

"Polisi di bawah instruksi saya menyelidiki untuk menilai tindakan pasukannya di lapangan untuk menarik kesimpulan dan meningkatkan kemajuan operasional dalam acara semacam ini," lanjut dia dalam sebuah pernyataan.

Meski penyelidikan sudah dihentikan, seorang juru bicara polisi Israel memastikan hasil penyelidikan terkait kericuhan itu telah disampaikan kepada menteri pekerjaan umum.

Untuk diketahui, Shireen, yang bekerja untuk Al Jazeera, ditembak mati Rabu (11/05) ketika meliput penggerebekan Israel di kota Jenin. Pembunuhan itu menimbulkan kecaman luas, dengan Israel dan Palestina saling menyalahkan.

Otorita Palestina dan Al Jazeera menyatakan Shireen ditembak mati oleh pasukan Israel, sementara Israel mengatakan tidak bisa memastikan apa yang terjadi dan bahwa wartawati ditembak oleh warga Palestina.

Laporan Israel juga menyebutkan kemungkinan "beberapa peluru" ditembak oleh seorang tentara ke "arah teroris yang melepaskan tembakan ke kendaraannya".

Palestina menolak permintaan Israel untuk melakukan penyelidikan bersama dengan mengatakan mereka tidak percaya Israel. Kedua belah pihak melakukan penyelidikan masing-masing.

Simak Video 'Polisi Israel Serang Prosesi Pemakaman Wartawan Al Jazeera':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/maa)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT