Tak Reda Aksi Bengis Polisi Israel di Sela Pemakaman Jurnalis Al Jazeera

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 15 Mei 2022 08:01 WIB
Jakarta -

Aksi bengis polisi Israel tak kunjung reda. Di sela pemakaman jurnalis Al Jazeera yang tewas ditembak di Tepi Barat, pelayat yang hadir pun dipukul mundur oleh polisi Israel.

Dilansir BBC Indonesia, Sabtu (14/5/2022), polisi Israel memukul para pelayat dalam pemakaman wartawan Al Jazeera Shireen Abu Aqla. Peti mati hampir terjatuh saat polisi yang menggunakan pentungan menyerang massa.

Polisi Israel mengklaim melakukan aksi bengis itu setelah dilempari batu oleh massa. Polisi menembakkan gas air mata dan peluru karet ke arah massa yang mengibarkan bendera Palestina.

Mereka dituduh mengganggu ketertiban umum. Sebab, mereka melempar batu dan meneriakkan slogan-slogan nasionalistik.

Juru bicara Israel mengatakan ratusan petugas keamanan dikerahkan untuk pemakaman ini.

Shireen yang bekerja untuk Al Jazeera ditembak mati Rabu (11/05) ketika meliput penggerebekan Israel di kota Jenin. Pembunuhan itu menimbulkan kecaman luas, dengan Israel dan Palestina saling menyalahkan.

Pasukan Israel Tembak Mati Shireen

Otorita Palestina dan Al Jazeera mengatakan Shireen ditembak mati oleh pasukan Israel. Sedangkan Israel mengatakan tidak bisa memastikan apa yang terjadi dan menuduh wartawati ditembak oleh warga Palestina.

Israel juga menyebut kemungkinan "beberapa peluru" ditembak oleh seorang tentara ke "arah teroris yang melepaskan tembakan ke kendaraannya".

Dalam insiden ini, Palestina menolak permintaan Israel untuk melakukan penyelidikan bersama. Palestina mengatakan mereka tidak percaya dengan Israel. Kini, keduanya melakukan penyelidikan masing-masing.

Simak selengkapnya pada halaman berikut.