ADVERTISEMENT

Hampir Rp 10 Triliun Dikuras Korut demi Program Nuklir Sepanjang Tahun

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 15 Jun 2022 23:19 WIB
This photo distributed by the North Korean government shows what it says a test-fire of a Hwasong-17 intercontinental ballistic missile (ICBM), at an undisclosed location in North Korea on March 24, 2022. Independent journalists were not given access to cover the event depicted in this image distributed by the North Korean government. The content of this image is as provided and cannot be independently verified. Korean language watermark on image as provided by source reads:
Rudal milik Korea Utara (Foto: Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)

Tidak jelas apakah Pyongyang mengurangi anggaran untuk program nuklirnya selama pandemi Corona.

Namun para analis, pejabat asing dan pakar independen yang memantau sanksi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) telah melaporkan bahwa Korea Utara tampaknya terus maju dalam mencapai tujuan mengembangkan dan memperluas persenjataannya.

Aktivitas dan pembangunan baru teramati di lokasi reaktor nuklir utama Korea Utara, tambang uranium dan situs-situs terkait lainnya.

Dalam laporan tahunan yang dirilis pekan ini, Institut Penelitian Perdamaian Stockholm (SIPRI) memperkirakan Korea Utara telah membuat hingga 20 hulu ledak, dan mungkin telah memiliki bahan fisil yang cukup untuk sekitar 45-55 perangkat nuklir.

"Program nuklir militer Korea Utara tetap menjadi pusat strategi keamanan nasionalnya," sebut SIPRI dalam laporannya.

Sementara itu, buku putih pertahanan terbaru Korea Selatan (Korsel) melaporkan Korea Utara telah memiliki sekitar 50 kilogram plutonium tingkat senjata dan sejumlah besar uranium yang telah diperkaya -- perkiraan yang tidak berubah sejak tahun 2016.


(mae/eva)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT