ADVERTISEMENT

Zelensky: Ukraina Alami Kerugian Menyakitkan, Butuh Senjata Antirudal

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 15 Jun 2022 13:15 WIB
Ukrainian President Volodymyr Zelenskiy attends a joint statement with European Commission President Ursula, as Russias invasion of Ukraine continues, in Kyiv, Ukraine June 11, 2022. REUTERS/Valentyn Ogirenko
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (REUTERS/Valentyn Ogirenko)
Kiev -

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut pasukannya mengalami kerugian menyakitkan dalam pertempuran melawan pasukan Rusia di kota Sievierodonetsk dan Kharkiv. Zelensky pun menyerukan negaranya membutuhkan senjata antirudal modern saat ini.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (15/6/2022), Zelensky dalam pernyataan terbaru pada Selasa (14/6) tengah malam menegaskan tidak ada pembenaran bagi negara-negara mitra untuk menunda pengiriman persenjataan ke Ukraina. Dia menyebut sejumlah roket Rusia mampu menghindari pertahanan dan memicu korban jiwa.

Ukraina menyatakan pasukannya masih berupaya mengevakuasi warga sipil dari kota industri Sievierodonetsk setelah Rusia menghancurkan jembatan terakhir yang menjadi rute evakuasi sipil.

Beberapa pekan terakhir, pertempuran sengit antara pasukan Ukraina dan Rusia terus berlanjut di kota Sievierodonetsk -- kota terbesar terakhir yang masih dikuasai Ukraina di wilayah Luhansk, Donbas, yang ingin dikuasai sepenuhnya oleh Moskow.

"Pertempuran paling sengit, seperti sebelumnya, terjadi di Sievierodonetsk dan kota-kota serta komunitas lain di dekatnya. Kerugiannya, sangat disayangkan, menyakitkan," sebut Zelensky dalam pernyataannya.

"Tapi kita harus tetap kuat bertahan -- bertahan dengan kuat sangat penting di Donbas. Semakin besar kerugian yang dialami musuh, semakin sedikit kekuatan yang dimiliki musuh untuk melanjutkan agresinya," cetusnya.

Diakui juga oleh Zelensky bahwa Ukraina mengalami 'kerugian menyakitkan' di Kharkiv -- kota terbesar kedua di Ukraina yang terletak di sebelah timur ibu kota Kiev. Pasukan Rusia diketahui berusaha memperkuat posisinya setelah dipukul mundur beberapa waktu terakhir.

"Pertempuran terus berlanjut di sana dan kita harus terus berjuang, berjuang keras," tegasnya.

Simak video 'Zelensky Tak Percaya Klaim Rusia Ingin Akhiri Perang':

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/dhn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT