ADVERTISEMENT

Kecaman ke Nupur Sharma Penghina Nabi Berujung Cabut Ucapan

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 10 Jun 2022 06:40 WIB
Members of a rickshaw drivers union burn a representation of an Indian national flag and pictures of Nupur Sharma, a spokesperson of the governing Hindu nationalist party, during a demonstration to condemn the derogatory references to Islam and the Prophet Muhammad made recently by Sharma, in Karachi, Pakistan, Tuesday, June 6, 2022. (AP Photo/K.M. Chaudary)
Foto: AP/K.M. Chaudary
Delhi -

Juru bicara Partai Bharatiya Janata (BJP), Nupur Sharma, mencabut ucapannya yang menghina Nabi Muhammad SAW. Pilihan itu diambilnya usai kecaman dari seluruh dunia tertuju kepadanya.

Dilansir AFP, Times of India, Hindustan Times, dan India Today, komentar kontroversial Sharma telah memicu kerusuhan di Kanpur, Uttar Pradesh, juga menuai aksi protes di beberapa wilayah India yang menuntut agar dia ditangkap.

Komentar Sharma yang menuai kontroversi itu sendiri disampaikan dalam sebuah acara debat di televisi setempat membahas soal Masjid Gyanvapi di Varanasi.

Banyak negara, termasuk Indonesia, melayangkan protes kepada India atas komentar kontroversial Sharma itu. Kemlu RI memanggil Dubes India untuk RI dan mengutuk keras pernyataan Nupur Sharma.

Jubir Kemlu RI Teuku Faizasyah mengatakan Dubes India untuk RI Manoj Kumar Bharti diterima langsung oleh Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika (Aspasaf) Abdul Kadir Jailani. Pertemuan digelar pada Senin (6/6) sore.

"Memang Dirjen Aspasaf menerima Dubes India sore ini di Kemlu terkait komentar tersebut," kata Jubir Kemlu RI Teuku Faizasyah kepada wartawan, Senin (6/6/2022).

Di Afghanistan, Pemerintah Taliban di Afganistan menyebutkan bahwa India seharusnya tidak memperbolehkan adanya pernyataan fanatik yang menghina Islam dan menyinggung perasaan umat Muslim. Bahrain mengkritisi pernyataan Sharma dan menggarisbawahi pentingnya untuk menghargai semua simbol keagamaan, kepribadian, dan kepercayaan. Bahrain juga menyerukan perlunya mengkonfrontasi ide-ide ekstrim yang dapat melahirkan kebencian terhadap agama. Iran juga menyebut pernyataan Sharma sebagai penghinaan terhadap Nabi. Menlu Iran juga memanggil Dubes India. Sama halnya dengan Kuwait, Oman, Qatar, dan Saudi Arabia.

People holding placards shout slogans demanding the arrest of Bharatiya Janata Party (BJP) member Nupur Sharma for her blasphemous comments on Prophet Mohammed, on a street in Mumbai, India, June 6, 2022. REUTERS/Francis MascarenhasPeople holding placards shout slogans demanding the arrest of Bharatiya Janata Party (BJP) member Nupur Sharma for her blasphemous comments on Prophet Mohammed, on a street in Mumbai, India, June 6, 2022. REUTERS/Francis Mascarenhas Foto: REUTERS/Francis Mascarenhas

Imam dan ulama Masjidil Haram dan Masjid Nabawi juga menanggapi Syekh Sudais selaku imam dari dua masjid suci ini adalah tindakan keji dan tidak menghormati agama. Organisasi Kerja Sama Islam juga mengecam.

Selain menimbulkan berbagai reaksi resmi, insiden India menghina Nabi ini juga berdampak besar pada produk-produk India di negara-negara Arab. Salah satunya seperti yang terjadi di Kuwait, berdasarkan laporan Al Jazeera TV pada Senin (6/6/2022), terjadi penarikan produk-produk India dari beberapa toko.

Selanjutnya, Nupur Sharma dapat ancaman bunuh:

Simak Video 'Gelombang Aksi Unjuk Rasa Merebak Buntut Politisi India Hina Nabi Muhammad':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT