Tragedi Anak 2 Tahun Tak Sengaja Tembak Mati Bapak Sendiri

ADVERTISEMENT

Tragedi Anak 2 Tahun Tak Sengaja Tembak Mati Bapak Sendiri

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 07 Jun 2022 22:01 WIB
Ratusan senpi Illegal berhasil diamankan Direskrium Polda Metro Jaya, Minggu (15/11/2015). Ratusan senpi dan para tersangka itu diamankan oleh pihak berwajib selama operasi dalam kurun waktu 3 bulan. Terlebih dengan maraknya ancaman dan penembakan pelaku kejahatan di Ibukota yang semakn meresahkan masyarakat. Rachman Haryanto/detikcom.
Foto ilustrasi senjata api. (Rachman Haryanto/detikcom)
Florida -

Anak berusia dua tahun menembak mati ayah kandungnya. Peristiwa tragis ini terjadi di Negara Adidaya, Amerika Serikat (AS).

Ironisnya, kejadian aneh tapi menyedihkan ini bukan pengalaman baru bagi Paman Sam. Pada Agustus 2021, seorang anak berusia dua tahun menemukan pistol yang tertinggal di ransel Paw Patrol. Anak itu kemudian menembak mati ibunya di kepala saat dia sedang mengikuti konferensi video.

Belum lagi, ada peristiwa-peristiwa penembakan lain yang marak di Amerika Serikat. Sejumlah negara bagian di AS memang melegalkan pembelian senjata api bagi warga sipil. Contoh saja yang terbaru, dilansir The Associated Press, Minggu (5/6), penembakan terjadi di Philadelphia, menewaskan tiga orang dalam insiden Sabtu (4/6) malam.

Dari peristiwa itu ada pula 11 orang lain yang terluka. Polisi menemukan dua senjata dari lokasi kejadian.

Mundur sedikit ke Kamis (2/6), dilansir Reuters, terjadi penembakan di area parkir Gereja Cornerstone kawasan Iowa. Dua wanita tewas setelah ditembak seorang pria.

Tentu saja masih hangat dalam memori AS, bahkan dunia, penembakan massal di Ovalde, Texas, 24 Mei 2022. 21 orang, di mana 19 di antaranya merupakan siswa dan 2 lainnya merupakan guru tewas usai ditembaki oleh pelaku, Salvador Ramos (18). Selain itu, belasan siswa lainnya juga terluka.

Terbaru, ada kejadian miris, anak batita (bawah tiga tahun) menembak mati bapaknya. Simak kabar selengkapnya:



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT