ADVERTISEMENT

PM Australia Albanese Akan Bertemu Jokowi di Indonesia, Ini yang Dibahas

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Minggu, 05 Jun 2022 13:27 WIB
Labor Party leader Anthony Albanese speaks to supporters at a Labor Party event in Sydney, Australia, Sunday, May 22, 2022, after Prime Minister Scott Morrison conceding defeat to Albanese in a federal election. (AP Photo/Rick Rycroft)
PM Australia Anthony Albanese (Foto: AP Photo/Rick Rycroft)
Canberra -

Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese akan berkunjung ke Indonesia. Dalam lawatan pertama usai terpilih menjadi PM ini, Albanese akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Minggu (5/6/2022), Albanese akan bertemu Jokowi dalam Pertemuan Pemimpin Tahunan. Albanese akan bertolak dari Australia pada hari ini, waktu setempat, dan kembali ke Australia pada Selasa (7/6/2022).

"Dalam Rapat Pimpinan Tahunan, Perdana Menteri dan Presiden Widodo akan membahas perdagangan dan investasi bilateral, kerja sama di bidang iklim dan energi, serta kepentingan regional dan global. Hal yang penting dalam kunjungan ini adalah keinginan kedua belah pihak untuk membuka potensi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia, termasuk untuk meneruskan dana infrastruktur dan iklim yang diusulkan Pemerintah sebesar A$200 juta dengan Indonesia," demikian keterangan dari pemerintah Aurstralia.


Di Jakarta, Albanese juga akan bertemu dengan Sekretaris-Jenderal ASEAN Dato Lim Jock Hoi untuk membahas komitmen Pemerintah terhadap Asia Tenggara dan sentralitas ASEAN.

"Indonesia adalah salah satu tetangga terdekat kami, itulah sebabnya saya berkomitmen untuk berkunjung secepatnya. Kedua negara kita memiliki sejarah panjang kerja sama dan persahabatan, dan
Pemerintahan saya akan bekerja sama dengan Indonesia untuk memperdalam hal ini. Kami bermitra erat dalam isu-isu perdagangan, pembangunan, pendidikan, dan keamanan wilayah," tutur Albanese.


Albanese berharap kunjungannya ke Indonesia dapat membangun hubungan kerja sama yang lebih jauh.

"Selama kunjungan ini, saya berharap dapat membangun hubungan kita lebih jauh, termasuk merevitalisasi hubungan perdagangan kita dan mempromosikan kerja sama di bidang iklim, infrastruktur dan energi," ujarnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Lihat juga Video: PM Australia Tunjuk Perempuan, Muslim dan Aborigin Jadi Menteri

[Gambas:Video 20detik]




ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT