ADVERTISEMENT

Zelensky Tuduh Rusia Hancurkan Gereja Suci Ortodoks di Ukraina Timur

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Minggu, 05 Jun 2022 05:17 WIB
Menlu dan Menhan AS bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Kyiv. Ini jadi kunjungan pertama pejabat tinggi pemerintah AS ke Ukraina sejak invasi Rusia.
Volodymyr Zelensky (Ukrainian Presidential Press Service/Handout via REUTERS)
Kiev -

Sebuah gereja kayu di salah satu situs Ortodoks paling suci di Ukraina dihancurkan oleh pemboman Rusia. Hal itu disebut oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky setelah serangan sebelumnya membunuh empat biksu.

"Artileri Rusia kembali menghantam All Saints Skete of the Holy Dormition Sviatogirsk Lavra", kata Zelensky di Telegram dengan video yang menunjukkan gereja di timur Ukraina terbakar, seperti dilansir AFP, Minggu (5/6/2022).

Zelensky mengatakan pemboman sebelumnya minggu ini oleh pasukan Rusia membunuh empat biksu dan melukai empat lainnya di Sviatogirsk Lavra.

Pemimpin Ukraina mengatakan 300 warga sipil termasuk 60 anak-anak telah mencari perlindungan dari bom di gereja di tengah pertempuran sengit di Donbas.

Gumpalan asap hitam dan api membubung dari kubah berbentuk bawang dari struktur gereja dalam gambar tanpa atribut yang dibagikan di media sosial oleh Menteri Kebudayaan Ukraina Oleksandr Tkachenko.

"Dihancurkan untuk pertama kalinya di era Soviet. Setelah itu, dibangun kembali. Dan sekarang telah dibakar oleh tentara Rusia," kata Zelensky.

Dia juga menyerukan agar Rusia 'barbar' dikeluarkan dari badan kebudayaan PBB UNESCO.

Gereja Ortodoks Ukraina cabang Moskow, yang mengelola biara, mengatakan sebelumnya kebakaran terjadi sebagai akibat dari permusuhan. "Api benar-benar melalap gereja utama biara," tambahnya.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Lihat Video: Zelensky: 20% Wilayah Ukraina Telah Dikuasai Rusia

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT