ADVERTISEMENT

Pemimpin Gereja Terkenal Meksiko Akui Bersalah Cabuli 3 Anak di AS

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 04 Jun 2022 12:52 WIB
FILE - Naasón Joaquín García, the leader of the fundamentalist Guadalajara, Mexico-based church La Luz del Mundo, appears in Los Angeles County Superior Court on June 5, 2019. Naasón Joaquín García, the leader of the Mexican megachurch La Luz del Mundo, pleaded guilty Friday, June 3, 2022, to sexually abusing three girls, California state prosecutors said. (AP Photo/Damian Dovarganes, File)
Naason Joaquin Garcia saat dihadirkan di pengadilan Los Angeles, AS, tahun 2019 usai ditangkap (AP Photo/Damian Dovarganes, File)
Los Angeles -

Pemimpin sebuah gereja besar di Meksiko mengakui telah melakukan penyerangan seksual dan pencabulan terhadap sejumlah anak di wilayah Amerika Serikat (AS). Pengakuan ini disampaikan beberapa hari sebelum pemimpin gereja itu disidang di pengadilan AS.

Seperti dilansir AFP dan Reuters, Sabtu (4/6/2022), Naason Joaquin Garcia (53), yang merupakan pemimpin gereja bernama La Luz del Mundo (Cahaya Dunia), mengaku bersalah atas dakwaan kejahatan pelecehan seksual terhadap tiga anak yang merupakan anggota dari cabang gereja itu yang ada di Los Angeles, AS.

La Luz del Mundo yang dipimpin Garcia memiliki kantor utama di Guadalajara, Meksiko, dan disebut sebagai gereja evangelis terbesar di Meksiko yang berdiri sejak tahun 1920-an silam. Gereja ini memiliki cabang di sebanyak 50 negara dan mengklaim memiliki hingga 5 juta jemaat di seluruh dunia.

Pengakuan bersalah Garcia itu disampaikan kepada pengadilan pada Jumat (3/6) waktu setempat, seperti diumumkan oleh otoritas kejaksaan California.

"Sebagai pemimpin La Luz del Mundo, Naason Joaquin Garcia menggunakan pengaruhnya untuk mengambil keuntungan dari anak-anak," sebut Jaksa Agung California, Rob Bonta, dalam pernyataannya.

"Dia mengandalkan orang-orang di sekitarnya untuk mengurusi jemaat dengan tujuan penyerangan seksual," imbuh Bonta.

Jaksa penuntut AS dalam kasus ini menyebut Garcia mengeksploitasi posisinya yang mendapat banyak kepercayaan untuk memaksa anak-anak perempuan di bawah umur melakukan tindakan seksual terhadap dirinya.

Simak juga 'Badai Tropis Agatha Mengamuk di Meksiko, 11 Orang Tewas':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT