Mantan Uskup AS Akui Tutupi Pelecehan Seks 11 Pastor Selama 25 Tahun

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 29 Mar 2022 12:39 WIB
hand writing sexual harassment on blackboard. Symbol of violence against women
Ilustrasi (dok. Getty Images/iStockphoto/golibtolibov)
New York -

Seorang mantan uskup di New York, Amerika Serikat (AS), mengakui dirinya telah mengabaikan pelecehan seksual terhadap anak yang dilakukan oleh 11 pastor selama kurun waktu 25 tahun. Pengakuan mantan uskup ini menuai kecaman keras dari asosiasi korban pelecehan seksual oleh pastor di AS.

Seperti dilansir AFP, Selasa (29/3/2022), pengakuan itu disampaikan Howard Hubbard, mantan uskup di kota Albany, New York, saat memberikan keterangan di bawah sumpah pada April 2021 di hadapan Mahkamah Agung negara bagian New York.

Dalam keterangannya, Hubbard mengakui bahwa dari tahun 1977 hingga 2002, dirinya diberitahu soal adanya pelecehan seksual terhadap anak-anak, tapi dia tidak pernah melaporkannya ke polisi.

Keterangan Hubbard setebal 680 halaman itu diungkap ke publik pada Jumat (25/3) waktu setempat atas perintah hakim setempat dan menarik perhatian media-media AS.

"Sekarang jemaat paroki dan publik mengetahui secara konkret bahwa mantan uskup mereka secara aktif terlibat dalam menutupi pelecehan," sebut Jaringan Korban Selamat dari mereka yang Dilecehkan Pastor (SNAP) dalam pernyataannya pada Senin (28/3) waktu setempat.

Asosiasi para korban pelecehan seks itu mengharapkan 'berita ini akan mendorong penegak hukum untuk memeriksa situasi ini dan menuntut setiap kejahatan yang dilakukan'.

Ketika ditanya mengapa dirinya bungkam selama ini, menurut laporan televisi lokal WNYT13, Hubbard menyatakan 'karena saya bukan pelapor yang diberi mandat' soal tindak pelecehan seksual terhadap anak.

Simak juga '2 Remaja Jadi Korban Pelecehan Dukun Cabul Modusnya Obati Galau':

[Gambas:Video 20detik]