ADVERTISEMENT

6 Fakta Penembakan di SD Texas Berujung 21 Orang Tewas

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 26 Mei 2022 05:35 WIB
Aksi penembakan di SD kawasan Texas, AS, menewaskan 21 orang. Insiden itu sebabkan sejumlah anak dievakuasi sementara polisi jaga ketat lokasi kejadian.
Foto:Begini Kondisi di Lokasi Penembakan SD Texas yang Tewaskan 21 Orang (Reuters)


5) Peristiwa Terparah Sejak 2012

Seperti dilansir Associated Press, Rabu (25/5/2022), merunut ke belakang hingga tahun 1999, korban tewas dalam penembakan massal di sekolah-sekolah AS tercatat mencapai 10 orang atau lebih. Sebelum tahun 1999, jumlah korban tewas cenderung mencapai angka satu digit.

ABC News menyebut penembakan massal di SD Robb di Uvalde, Texas, tercatat sebagai penembakan paling mematikan di sekolah dasar di AS, sejak penembakan brutal di SD Sandy Hook di Newton, Connecticut, pada Desember 2012. Korban dari peristiwa di SD Sandy Hook nyaris menewaskan 26 orang.


6) Biden Menyemangati Orang Tua Korban

Seperti dilansir AFP, Rabu (25/5/2022), selama bertahun-tahun menjadi pejabat publik, Presiden Joe Biden yang kini berusia 79 tahun kerap berbicara soal kematian tragis putrinya yang masih bayi. Naomi meninggal dunia pada usia 1 tahun dalam kecelakaan mobil tahun 1972, yang juga menewaskan istri pertama Biden, Neilia.

Pada Selasa (24/5) waktu setempat, Biden menjadikan dua kenangan tersedih dalam hidupnya itu untuk menenangkan para orang tua dan keluarga dari korban tewas yang hidupnya terkoyak. Sedikitnya 19 anak-anak dan dua guru tewas dalam penembakan massal di SD Robb, Uvalde.

"Ada orang tua yang tidak akan pernah melihat anak mereka lagi, tidak pernah melihat mereka melompat di kasur dan memeluk mereka. Orang tua yang tidak akan pernah sama lagi," ucap Biden dalam pidatonya menanggapi penembakan itu di Roosevelt Room, Gedung Putih.

"Kehilangan seorang anak seperti sepotong jiwa Anda direnggut. Ada kehampaan di dalam dada Anda, dan Anda merasa seperti tersedot ke dalamnya dan tidak akan pernah bisa keluar," tutur Biden, dengan matanya sesekali melirik ke arah bawah dan tangannya menggenggam erat.

"Itu menyesakkan. Dan tidak akan pernah sama persis," imbuhnya.


(aik/aik)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT