Duka Mengalir dari Pemimpin Dunia untuk Korban Penembakan SD Texas

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 25 Mei 2022 18:17 WIB
Aksi penembakan di SD kawasan Texas, AS, menewaskan 21 orang. Insiden itu sebabkan sejumlah anak dievakuasi sementara polisi jaga ketat lokasi kejadian.
Duka menyelimuti keluarga korban penembakan massal di Sekolah Dasar Robb di Texas, AS, (dok. Reuters)
Paris -

Ucapan duka dan belasungkawa mengalir dari para pemimpin dunia untuk para korban dan keluarga korban penembakan massal di Sekolah Dasar (SD) Robb di Texas, Amerika Serikat (AS). Presiden Prancis Emmanuel Macron menyebut penembakan yang didalangi remaja 18 tahun itu sebagai 'serangan pengecut'.

Seperti dilansir CNN, Rabu (25/5/2022), Macron dalam pernyataan via Twitter menyampaikan belasungkawa untuk korban penembakan massal itu. Sedikitnya 21 orang, yang terdiri atas 19 anak-anak dan dua guru, dikonfirmasi tewas dalam penembakan pada Selasa (24/5) siang waktu AS itu.

"Anak-anak dan guru dibunuh dalam serangan pengecut di sekolah mereka di Texas," sebut Macron. "Kita berbagi keterkejutan dan duka rakyat Amerika, dan kemarahan orang-orang yang berjuang mengakhiri kekerasan," imbuhnya.

Kanselir Jerman Olaf Scholz secara terpisah menyampaikan belasungkawa untuk keluarga korban tewas dalam penembakan brutal itu.

"Pikiran kami bersama korban yang terluka dan yang berduka dari pembantaian yang tak terbayangkan ini, yang hampir tidak bisa diucapkan dengan kata-kata," tulis Scholz dalam pernyataan via Twitter.

Ucapan belasungkawa juga disampaikan Perdana Menteri (PM) Spanyol Pedro Sanchez. "Horor sehari-hari ini harus berhenti di AS," sebutnya.

Paus Fransiskus juga menyampaikan belasungkawa dan mengirimkan doa untuk para korban juga keluarga mereka dalam audiensi mingguan pada Rabu (25/5) pagi di Vatikan. "Hati saya hancur atas penembakan massal di Sekolah Dasar di Texas," ucapnya.

Pemimpin umat Katolik sedunia ini juga menyerukan pengendalian senjata api yang lebih kuat dan komitmen untuk itu di AS agar 'tragedi semacam itu tidak pernah terjadi kembali'.

Sejumlah pemimpin negara-negara Eropa lainnya juga turut menyampaikan belasungkawa mereka. Salah satunya Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, yang negaranya tengah diinvasi pasukan Rusia.

Simak Video 'Penembakan di Sekolah Texas, 14 Siswa dan 1 Guru Tewas':

[Gambas:Video 20detik]