Pesan Singkat Biden ke Kim Jong-Un: Halo, Titik!

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 22 Mei 2022 12:24 WIB
Presiden AS Joe Biden mengunjungi Polandia di sela-sela perjalanan empat hari ke Eropa. Di Polandia Biden bertemu dan berbincang dengan para pengungsi Ukraina.
Foto: Presiden AS Joe Biden (AP Photo)
Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memberikan pesan singkat bagi Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un. Pesan itu begitu singkatnya yaitu 'Halo. Titik'.

Dilansir kantor berita AFP, Minggu (22/5/2022), hal itu disampaikan Biden pada pewarta di Seoul, Korea Selatan (Korsel) sebelum bertolak ke Jepang. Biden memang tengah berkeliling Asia di mana dibayangi uji coba nuklir oleh Pyongyang.

Biden sebelumnya berada di Korsel selama 2 hari bersama dengan Presiden terpilih Yoon Suk-yeol. Mereka banyak berdiskusi tentang kemungkinan memperluas latihan militer bersama dalam rangka menandingi aksi-aksi Kim Jong-Un.

Kehadiran Biden di Korsel memang untuk menunjukkan kuasa AS di Asia di mana akhir-akhir ini dipenuhi kekhawatiran atas aksi Korut. Namun Biden mengaku tidak khawatir mengenai uji coba senjata-senjata dari Kim Jong-Un.

"Kami siap untuk apapun yang dilakukan Korea Utara," ucap Biden.

Tak lupa Biden memberikan pesan singkat untuk Kim Jong-Un yang disampaikannya ke pewarta. "Halo. Titik," imbuh Biden.

Sebelumnya Biden mengaku telah menawarkan bantuan vaksin virus Corona (COVID-19) kepada Korut tapi tidak mendapatkan respons. Korut memang diketahui tengah dilanda wabah Corona dengan nyaris 2,5 juta orang dilaporkan mengalami sakit 'demam'.

"Kami menawarkan vaksin, tidak hanya kepada Korea Utara tapi juga kepada China, dan kami bersiap untuk melakukan itu segera," ujar Biden dalam konferensi pers di Seoul pada Sabtu (21/5) waktu setempat.

"Kami belum mendapatkan tanggapan," imbuhnya.

Korut melaporkan kasus pertama Corona varian Omicron pada awal bulan ini, dan meskipun ada kampanye epidemi 'darurat maksimum', virus Corona mengoyak 25 juta jiwa populasi Korut yang belum divaksinasi.

Pada Sabtu (21/5) waktu setempat, media pemerintah Korut melaporkan nyaris 2,5 juta orang menderita 'demam', dengan 66 kematian sejak pertama wabah Corona dilaporkan. Disebutkan juga oleh media pemerintah Korut bahwa negara itu semakin 'mengintensifkan' kampanye antiwabah Corona.

Simak juga 'Situasi Covid-19 yang Mengkhawatirkan di Korea Utara':

[Gambas:Video 20detik]



(dhn/dhn)