Biden Tawarkan Bantuan Vaksin Corona untuk Korut, Tapi Tak Direspons

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 21 Mei 2022 17:06 WIB
U.S. President Joe Biden, right, speaks during a news conference with South Korean President Yoon Suk Yeol at the Peoples House, Saturday, May 21, 2022, in Seoul. (AP Photo/Evan Vucci)
Pertemuan antara Presiden AS Joe Biden dan Presiden Korsel Yoon Suk-Yeol di Seoul (AP Photo/Evan Vucci)
Seoul -

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyatakan AS telah menawarkan bantuan vaksin virus Corona (COVID-19) kepada Korea Utara (Korut), namun tidak mendapatkan respons. Korut diketahui tengah dilanda wabah Corona dengan nyaris 2,5 juta orang dilaporkan mengalami sakit 'demam'.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (21/5/2022), situasi wabah Korut menjadi topik pembahasan antara Biden yang tengah melakukan kunjungan ke Korea Selatan (Korsel) pekan ini, dengan Presiden Yoon Suk-Yeol dalam pertemuan perdana di Seoul akhir pekan ini.

Dituturkan Biden bahwa AS dan Korsel juga memberikan tawaran terbaru untuk bantuan COVID kepada Korut, namun tidak mendapatkan tanggapan.

"Kami menawarkan vaksin, tidak hanya kepada Korea Utara tapi juga kepada China, dan kami bersiap untuk melakukan itu segera," ujar Biden dalam konferensi pers di Seoul pada Sabtu (21/5) waktu setempat.

"Kami belum mendapatkan tanggapan," imbuhnya.

Korut melaporkan kasus pertama Corona varian Omicron pada awal bulan ini, dan meskipun ada kampanye epidemi 'darurat maksimum', virus Corona mengoyak 25 juta jiwa populasi Korut yang belum divaksinasi.

Pada Sabtu (21/5) waktu setempat, media pemerintah Korut melaporkan nyaris 2,5 juta orang menderita 'demam', dengan 66 kematian sejak pertama wabah Corona dilaporkan. Disebutkan juga oleh media pemerintah Korut bahwa negara itu semakin 'mengintensifkan' kampanye antiwabah Corona.

Biden bersama Yoon dalam pernyataan gabungan juga menyampaikan kekhawatiran soal semakin meningkatnya wabah Corona di Korut.

"ROK (Republik Korea atau Korsel) dan AS bersedia untuk bekerja sama dengan komunitas internasional dalam memberikan bantuan kepada DPRK (Korut) untuk memerangi virus tersebut," demikian seperti disampaikan dalam pernyataan gabungan keduanya.

(nvc/idh)