Serang Warga di Seoul, Staf Keamanan Biden Diselidiki Polisi Korsel

Matius Alfons - detikNews
Jumat, 20 Mei 2022 23:32 WIB
A blurred police car in the background behind yellow crime scene tape.
Foto: Getty Images/iStockphoto/aijohn784
Seoul -

Seorang anggota tim keamanan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden sedang diselidiki kepolisian Korea Selatan (Korsel). Dia diduga menyerang warga negara Korsel saat dalam keadaan mabuk.

Seperti dilansir AFP, Jumat (20/5/2022), anggota tim keamanan Biden itu diselidiki di Seoul karena "menyerang dalam keadaan mabuk" seorang warga negara Korsel. Pria yang bekerja untuk Departemen Keamanan Dalam Negeri AS itu dituduh menyerang secara fisik seorang warga Korsel pada hari sebelum Biden tiba.

Sekadar informasi, saat ini Joe Biden tengah berkunjung ke Korsel. Biden sempat bertemu Presiden Korsel Yoon Suk-Yeol hingga berkunjung ke parbik Samsung yang ada di Korsel.

Sementara itu, pihak kepolisian Korsel mengatakan pemukulan yang dilakukan pria berusia 30 tahun itu berawal dari perselisihan yang terjadi terkait taksi yang sempat berhenti di depan Hotel Grand Hyatt, tempat Biden diyakini menginap selama kunjungannya ke Korsel.

"Insiden itu terjadi pada dini hari Kamis dan dia secara resmi diselidiki hari ini," kata petugas itu.

"Terduga korban tidak mengalami luka parah," tambahnya.

Biden dilaporkan tiba di Korsel pada hari ini dalam perjalanan Asia pertamanya sebagai pemimpin AS. Dia memiliki tujuan mempererat hubungan dengan sekutu keamanan regional meskipun ada kekhawatiran yang meningkat akan uji coba nuklir Korea Utara.

(maa/jbr)