Erdogan Tegaskan Tekad Blokir Keanggotaan NATO untuk Finlandia-Swedia!

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 20 Mei 2022 16:34 WIB
Turkeys President Recep Tayyip Erdogan looks up during a joint news conference with German Chancellor Angela Merkel following their meeting at Huber Villa presidential palace, in Istanbul, Turkey, Saturday, Oct. 16, 2021. The leaders discussed Ankaras relationship with Germany and the European Union as well as regional issues including Syria and Afghanistan. (AP Photo/Francisco Seco)
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (dok. AP/Francisco Seco)
Ankara -

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan negaranya 'bertekad' untuk memblokir keanggotaan aliansi NATO untuk Finlandia dan Swedia. Erdogan juga menyebut Swedia secara khusus sebagai 'surga teror sepenuhnya'.

Seperti dilansir AFP, Jumat (20/5/2022), Finlandia dan Swedia telah mengajukan pendaftaran bersama untuk keanggotaan NATO pada Rabu (18/5) waktu setempat, setelah memutuskan untuk meninggalkan kebijakan nonblok yang dipegang teguh sejak lama.

Namun Erdogan, dengan Turki merupakan anggota NATO, mengancam untuk memblokir proses pendaftaran tersebut.

Dalam pernyataan terbaru yang disampaikan via video pada Kamis (19/5) waktu setempat, Erdogan kembali menuduh Swedia sebagai 'fokus teror sepenuhnya, surga teror sepenuhnya'.

"Kami akan melanjutkan kebijakan ini dengan cara yang pasti dan kami mengatakan kepada pihak-pihak terkait bahwa kami akan mengatakan 'tidak' kepada Finlandia dan Swedia yang bergabung NATO," tegas Erdogan dalam kutipan pernyataannya pada video tersebut.

Secara terpisah, penasihat keamanan nasional Amerika Serikat (AS) Jake Sullivan menyatakan bahwa AS 'meyakini' kekhawatiran Turki soal bergabungnya Finlandia dan Swedia ke dalam NATO akan bisa diatasi.

Sullivan menyatakan 'kami yakin bahwa pada akhirnya Finlandia dan Swedia' akan bergabung NATO. "Kekhawatiran Turki dapat diatasi," imbuhnya.

Simak Video: Turki Tolak Ajakan Swedia Bergabung Dengan NATO, Singgung Terorisme

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/idh)