Temuan Ngeri Penyidik Boeing 737-800 China Eastern Sengaja Menukik

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 18 Mei 2022 22:02 WIB
Kotak hitam kedua milik pesawat Boeing 737-800 maskapai China Eastern Airlines ditemukan. Sebelumnya kotak hitam pertama pesawat itu ditemukan Rabu (23/3) lalu.
Foto: AP Photo
Guangzhou -

Penyidik Boeing 737-800 mengungkap fakta mengerikan terkait insiden jatuhnya pesawat penumpang milik maskapai China Eastern. Para penyidik Amerika Serikat meyakini seseorang di dalam pesawat dengan sengaja menjatuhkan pesawat Boeing 737-800 itu pada Maret lalu.

Dilansir dari kantor berita AFP dan Reuters, Rabu (18/5/2022), media ternama Wall Street Journal melaporkan pada Selasa (17/5) para penyelidik yang menyelidiki jatuhnya pesawat China Eastern Airlines sedang memeriksa apakah itu karena tindakan yang disengaja yang dilakukan di kokpit. Temuan sejauh ini dari dua orang penyelidik tidak menemukan kerusakan teknis pada pesawat tersebut.

Sekedar informasi, penerbangan China Eastern MU5375 mengalami kecelakaan saat sedang melakukan perjalanan dari Kunming ke Guangzhou pada 21 Maret 2022 lalu. Pesawat itu dilaporkan secara misterius jatuh dari ketinggian 29.000 kaki ke lereng gunung hingga mengakibatkan semua 132 orang tewas di dalamnya.

Insiden itu disebut sebagai bencana penerbangan paling mematikan di daratan China dalam 28 tahun.

Sementara itu, Otoritas China sebelumnya juga telah menyampaikan pilot pesawat tersebut tidak menanggapi panggilan berulang dari pengontrol lalu lintas udara dan pesawat terdekat saat insiden tersebut terjadi. Pesawat pun menurun dengan sangat cepat saat itu.

Salah satu sumber mengatakan kepada Reuters bahwa para penyelidik juga sedang mencari tahu kemungkinan kecelakaan itu adalah tindakan "sukarela". Kotak hitam perekam data penerbangan yang ditemukan dari lokasi jatuhnya pesawat pun sudah dikirim ke Amerika Serikat untuk dianalisis.

Lebih lanjut, menurut Wall Street Journal yang mengutip orang-orang yang mengetahui penyelidikan itu, data tersebut menunjukkan bahwa seseorang - mungkin seorang pilot atau seseorang yang memaksa masuk ke kokpit - memasukkan perintah untuk membuat Boeing 737-800 itu menukik.

"Pesawat itu melakukan apa yang diperintahkan oleh seseorang di kokpit," tulis Journal mengutip "seseorang yang familiar dengan penilaian awal para pejabat Amerika".

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.