Manuver Finlandia-Swedia ke NATO Tak Diambil Pusing Putin

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 17 Mei 2022 22:48 WIB
Russian President Vladimir Putin greets people after his speech at the concert marking the eighth anniversary of the referendum on the state status of Crimea and Sevastopol and its reunification with Russia, in Moscow, Russia, Friday, March 18, 2022. (Ramil Sitdikov/Sputnik Pool Photo via AP)
Vladimir Putin (AP/Ramil Sitdikov)
Jakarta -

Finlandia dan Swedia, mau bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Manuver dua negara Skandinavia itu tidak diambil pusing oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Dilansir AFP, Selasa (17/5/2022) Perdana Menteri Swedia Magdalena Andersson mengonfirmasi negaranya akan mengajukan permohonan untuk bergabung dengan NATO, sehari setelah Finlandia. Adapun Finlandia sendiri adalah negara yang berbatasan darat dengan Rusia.

Sweden's Minister of Finance Magdalena Andersson and party chairman of the Social Democratic Party speaks, during a press conference after her meeting with the Swedish speaker of Parliament, in Stockholm, Thursday, Nov. 11, 2021. (Fredrik Persson/TT News Agency via AP) Magdalena Andersson (Fredrik Persson/TT News Agency via AP) Foto: AP/Fredrik Persson

Putin, yang telah memicu kemarahan global gara-gara menyerang Ukraina, menyebut langkah dua negara itu tidak akan menimbulkan ancaman langsung bagi Rusia.

"Tidak menimbulkan ancaman langsung bagi kami, tetapi perluasan infrastruktur militer ke wilayah ini pasti akan memancing tanggapan kami," ujar Putin.

Reaksi Putin yang lebih moderat itu berbanding terbalik dengan komentar keras dari wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov, yang menyebut keinginan Finlandia dan Swedia itu sebagai 'kesalahan besar dengan konsekuensi luas'.

Selanjutnya, Putin merasa dipancing NATO: